TRIBUNNEWS.COM - Ada rekor baru dalam jangkauan Marc Marquez pada momen perayaan Lebaran Idul Fitri Idul Fitri 1447 Hijriah yang jatuh pada Sabtu (21/3/2026).
Tepat pada hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah, MotoGP 2026 menggelar seri keduanya di Sirkuit Ayrton Senna, Goiania, Brasil.
Pada Sabtu pukul 20.50 WIB, para pembalap akan melangsungkan sesi Kualifikasi MotoGP Brasil 2026 untuk menentukan starting grid dan peraih Pole Position.
Kemudian untuk Sprint Race MotoGP Brasil 2026, balapan ekstra ini dilakoni Marc Marquez cs pada jam 01.00 WIB, Minggu (22/3) dalam 15 lap.
Marco Bezzecchi dan Pedro Acosta masih menjadi favorit untuk memenangkan Sprint Race seri kedua musim ini. Tetapi jangan lupakan pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez.
The Baby Alien, julukannya, bahkan berpeluang besar memecahkan rekor Sprint Race MotoGP, yang hingga detik ini masih dipegang oleh rider Aprilia Racing, Jorge Martin.
Sebagai catatan, sejak MotoGP memperkenalkan Sprint Race musim 2023, Jorge Martin, hingga detik ini masih menjadi kolektor kemenangan terbanyak.
Juara dunia MotoGP 2024 ini mengemas 16 kemenangan Sprint Race. Akan tetapi jika berbicara jumlah kemenangan Sprint Race MotoGP dalam satu musim, Marc Marquez lah pemegang rekor tersebut.
Kini, The Baby Alien berpeluang meng-upgrade rekor tersebut, dengan catatan wajib meneng dalam balapan 15 lap di Sirkuit Ayrton Senna.
Baca juga: Fakta Pole Position MotoGP Brasil 2026: Marc Marquez Raja P1 Sirkuit Baru Kalahkan Valentino Rossi
Statistik di atas menunjukkan Marc Marquez hanya terpaut satu kemenangan pada balapan ekstra hari Sabtu atas Martinator, julukan Jorge Martin.
Jika memenangkan balapan sprint di sirkuit sepanjang 3,8km ini, Marc Marquez akan memecahkan rekor Jorge Martin, dan berbagai tempat sebagai rider dengan jumlah kemenangan balapan ekstra terbanyak sejauh ini.
Raihan hasil positif sudah diperlihatkan MM93 sejak hari pertama, Jumat (23/3) malam WIB. Kakak dari Alex Marquez ini berada di jajaran lima besar, baik itu FP1 maupun Practice.
Meski demikian, juara dunia MotoGP 2025 ini menolak jemawa. Apalagi Ayrton Senna bukanlah tipikal sirkuit yang lay-outnya disenangi Marquez.
Jika Marquez adalah tipikal pembalap yang jago menikung ke kiri atau anti-clockwise, sebaliknya sirkuit di Brasil ini mempunyai jumlah tikungan dominan ke kanan.
"Saya perlu memisahkan apakah ini layout yang bagus untuk saya atau sekadar sirkuit yang bagus," ujar Marc Marquez, dikutip dari Speedweek.
"Jadi, ini adalah sirkuit yang bagus. Bukan lay-out terbaik untuk gaya balap saya, terutama karena tikungan kanan yang panjang, tetapi tetap sirkuit yang bagus dan saya menikmatinya," lanjut juara dunia MotoGP 6 kali.
Ia juga menambahkan bahwa dirinya lebih menyukai sirkuit pendek dibandingkan yang panjang, terutama pada bagian lintasan tertentu.
"Saya suka sirkuit pendek, saya lebih memilih sirkuit pendek daripada yang panjang, dan khususnya sektor dua dan tiga yang berisi tikungan kiri, saya sangat menyukainya," imbuh sang juara bertahan.
Di sisi lain, Jorge Martin juga tidak bisa dipandang sebelah mata.
Sempat keteteran di MotoGP 2025 akibat berkutat dengan cedera, Martinator mulai menemukan performa terbaiknya di awal musim ini.
Secara jumlah kandidat pemenang balapan sprint di Brasil, Bezzecchi dan Acosta memiliki tambahan rival, yakni Jorge Martin serta Marc Marquez.
Sebagai informasi, pemenang Sprint Race MotoGP berhak mendapatkan 12 poin, sementara di balapan utama mendapatkan 25 angka jika finis terdepan.
(Tribunnews.com/Giri)