Takwa Sosial dan Ekologis Jadi Pesan Utama Prof Udin saat Idulfitri 1447 H
M Zulkodri March 21, 2026 09:03 PM

BANGKAPOS.COM--Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin atau yang akrab disapa Prof Udin, menekankan bahwa makna takwa pada momentum Idulfitri tidak hanya berkaitan dengan hubungan manusia kepada Tuhan, tetapi juga harus tercermin dalam kepedulian sosial dan kesadaran menjaga lingkungan.

Pesan itu disampaikannya usai pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah di Alun-alun Taman Merdeka, Sabtu (21/3/2026).

Menurut Prof Udin, takwa sosial dapat dimaknai sebagai sikap peduli terhadap sesama, saling membantu, serta menghadirkan manfaat dalam kehidupan bermasyarakat.

Sementara takwa ekologis dipahami sebagai wujud tanggung jawab manusia dalam menjaga kebersihan, kelestarian alam, dan kualitas lingkungan tempat tinggal.

Ia menjelaskan, tema Idulfitri tahun ini yang diusung Pemerintah Kota Pangkalpinang, yakni “Menguatkan Takwa Sosial dan Takwa Ekologis untuk Kota Pangkalpinang yang Bersih dan Berkelanjutan,” dipilih karena relevan dengan tantangan perkotaan saat ini.

Menurut Prof. Udin, tema tersebut relevan dengan tantangan yang dihadapi kota-kota saat ini, khususnya terkait isu lingkungan.

Ia menegaskan, makna takwa tidak hanya sebatas hubungan spiritual dengan Tuhan, tetapi juga mencakup kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

"Isu yang kita hadapi hari ini bukan hanya di Pangkalpinang, tetapi juga di banyak kota lain, terutama persoalan lingkungan seperti sampah dan air. Ini menjadi perhatian serius ke depan," jelasnya.

Prof. Udin berharap, kesadaran kolektif masyarakat terhadap lingkungan dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan kota yang bersih, asri, dan berkelanjutan.

"Kita ingin menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman, sehingga secara fisik kita sehat, dan secara batin juga merasa tenang dan bahagia. Dengan begitu, masyarakat bisa beraktivitas lebih baik ke depannya," tambahnya.

Prof Udin menilai persoalan lingkungan seperti sampah dan air kini menjadi isu penting yang tidak hanya dihadapi Pangkalpinang, tetapi juga banyak daerah lain. 

Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk memaknai takwa secara lebih luas, termasuk lewat tindakan nyata dalam menjaga lingkungan sekitar.

"Kita ingin menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman, sehingga secara fisik kita sehat, dan secara batin juga merasa tenang dan bahagia. Dengan begitu, masyarakat bisa beraktivitas lebih baik ke depannya," tambahnya.

Dalam suasana pagi yang cerah dan teduh, ia juga menyampaikan rasa syukur karena pelaksanaan Salat Id bersama masyarakat berlangsung lancar dan khusyuk.

Momen tersebut sekaligus menjadi Idulfitri pertamanya sejak menjabat sebagai Wali Kota Pangkalpinang.

Lebih lanjut, Prof Udin berharap nilai-nilai yang diperoleh selama Ramadan tidak berhenti sebagai ibadah ritual semata, melainkan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia ingin semangat menahan diri, meningkatkan ibadah, dan memperbaiki diri selama Ramadan dapat menjadi bekal dalam membangun pemerintahan yang lebih baik serta pelayanan publik yang lebih adil.

Ia pun menegaskan bahwa lingkungan yang bersih dan nyaman akan berdampak langsung pada kesehatan fisik maupun ketenangan batin masyarakat.

Dengan kondisi itu, warga diharapkan dapat beraktivitas dengan lebih baik dan produktif.

Melalui pesan Idulfitri tersebut, Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya kepedulian sosial dan lingkungan dapat terus tumbuh, demi mewujudkan kota yang bersih, asri, dan berkelanjutan.
 
Lebih lanjut, ia juga membagikan refleksi pribadinya dalam merayakan Idulfitri tahun ini sebagai kepala daerah. Menurutnya, Idulfitri 1447 Hijriah memiliki makna khusus karena menjadi yang pertama baginya sejak menjabat sebagai Wali Kota Pangkalpinang.

"Ini adalah Idulfitri pertama saya bersama masyarakat sebagai wali kota. Ramadan kemarin sangat berharga karena kita dilatih menahan diri, baik lahir maupun batin, serta meningkatkan kualitas ibadah," ungkapnya.

Ia berharap nilai-nilai yang diperoleh selama Ramadan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan publik.

"Semoga kita kembali suci dan memperoleh takwa dari Allah SWT. Ke depan, kami berharap bisa menjalankan pemerintahan dengan lebih baik, lebih sabar, dan lebih adil dalam melayani masyarakat," tuturnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.