Jelang Paskah 2026, Ratusan Warga Antusias Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Tarus Barat
Edi Hayong March 21, 2026 09:29 PM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Alexandro Novaliano Demon Paku

POS-KUPANG. COM, OELAMASI- Ratusan warga dari berbagai wilayah di Kabupaten Kupang, memadati halaman Gereja Ebenhaezer Tarus Barat, Sabtu (21/3/2026).

Kehadiran warga ini untuk mengikuti pemeriksaan dan pengobatan gratis, yang digelar Panitia Prosesi Paskah Pemuda Kristen Kabupaten Kupang.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian menyambut Paskah 2026, dengan menghadirkan berbagai layanan kesehatan, seperti pemeriksaan gula darah, asam urat, kolesterol, USG bagi ibu hamil, konsultasi dokter, hingga pembagian kacamata gratis serta bantuan alat bantu jalan seperti kruk.

Warga yang hadir tidak hanya berasal dari wilayah Tarus, tetapi juga datang dari sejumlah kecamatan seperti Semau, Takari, Fatuleu, hingga Oesao.

Baca juga: Sambut HUT ke-80 TNI, Yonif 744/SYB Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis di Perbatasan RI-RDTL

Mereka tampak antusias mengantre sejak pagi untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara cuma-cuma.

Kolaborasi Pemerintah dan DPRD

Bupati Kupang Yosef Lede, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, panitia Paskah, serta dukungan dari Rumah Sakit Naibonat, Rumah Sakit Leona, dan Yayasan Tanpa Batas.

“Pemerintah Kabupaten Kupang bersama legislatif dan berbagai pihak hari ini melaksanakan cek kesehatan gratis dan pengobatan gratis. Ini juga bagian dari program nasional yang kita jalankan di daerah,” ujarnya.

Menurut Yosef, kesehatan menjadi salah satu kebutuhan dasar yang terus menjadi perhatian pemerintah daerah, mengingat keterbatasan fasilitas kesehatan di Kabupaten Kupang.

Baca juga: Tour Dakwah dan Pengobatan Gratis Meriahkan Milad Muhammadiyah ke-113 di Kupang Timur

“Kita hanya memiliki dua rumah sakit dan sejumlah puskesmas. Karena itu, kegiatan seperti ini penting untuk menjangkau masyarakat yang mungkin belum terlayani secara maksimal,” jelasnya.

Ia menambahkan, program serupa akan terus diagendakan secara rutin di berbagai kecamatan.

“Kita rencanakan kegiatan seperti ini dilakukan setiap satu atau dua bulan, dan juga sudah diarahkan agar kepala puskesmas melakukan pelayanan kesehatan gratis setiap hari Minggu di wilayah pelayanan masing-masing,” tambahnya.

Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan ini juga memberikan perhatian khusus bagi kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas dan warga yang memiliki gangguan penglihatan.

Bantu Keterbatasan Akses

Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Deasy Ballo, turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan ini sangat membantu masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan.

Baca juga: GMS Peduli Gelar Pengobatan Gratis untuk Warga Kurang Mampu di Kupang

“Kegiatan ini membuka mata kita bahwa walaupun sudah ada puskesmas dan rumah sakit, masih ada kebutuhan dasar masyarakat yang perlu dijangkau langsung. Apalagi di sini tersedia alat kesehatan yang cukup lengkap, termasuk USG dan dokter-dokter ahli,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti manfaat pembagian kacamata gratis bagi warga.

“Ada jemaat yang kesulitan membaca Alkitab karena tidak punya kacamata. Dengan bantuan ini, tentu sangat membantu mereka,” katanya.

Apresiasi juga datang dari Anggota DPRD Provinsi NTTdari Fraksi PDIP, Nelson Matara. 

Ia memuji langkah Pemerintah Kabupaten Kupang yang tetap menghadirkan pelayanan publik di tengah kondisi efisiensi anggaran.

Baca juga: Dompet Dhuafa NTT Gelar Kegiatan Pengobatan Gratis Buat Anak Yatim Piatu dan Dhuafa

“Saya memberi apresiasi besar kepada panitia dan khususnya Bupati Kupang. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, pemerintah tetap memprioritaskan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat. Ini bukti kepemimpinan yang berpihak pada rakyat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Paskah Kabupaten Kupang, Robby Radja, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian “road to Easter” sebelum puncak perayaan Paskah.

“Tujuannya agar masyarakat, khususnya umat Kristen, berada dalam kondisi sehat saat mengikuti seluruh rangkaian prosesi Paskah,” jelasnya.

Di sisi lain, sejumlah warga mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Agustina, warga asal Oesao, mengatakan dirinya bisa memeriksakan kesehatan tanpa harus mengeluarkan biaya.

“Datang dari pagi, ini sangat membantu karena biasanya kalau periksa di luar terkadang harus bayar. Di sini semua gratis, bahkan dapat obat juga,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Petrus yang mengaku terbantu dengan pemeriksaan kesehatan yang lengkap.

“Saya periksa gula darah sama asam urat, ternyata ada sedikit tinggi. Jadi bisa langsung tahu dan dapat obat. Ini kegiatan bagus sekali,” katanya.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk bersinergi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Kupang.(nov) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.