TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO- Kebakaran yang melanda permukiman warga di Kelurahan Singkil Dua, Lingkungan II, Kecamatan Singkil, Kota Manado, Sulawesi Utara, Jumat (20/3/2026) sekitar pukul 21.07 Wita.
Kebakaran yang terjadi di kawasan lorong padat penduduk tersebut menghanguskan empat unit rumah warga.
Berdasarkan data yang ada, rumah milik U.P mengalami kerusakan pada bagian dapur, sementara dua rumah milik Y.A dan E.M habis dilalap api.
Baca juga: Identitas 4 Keluarga di Bitung Sulut yang Rumahnya Terbakar, Korsleting Diduga Jadi Sebab Kebakaran
Sedangkan Satu rumah lainnya milik H.S.T turut terdampak dengan kerusakan pada sebagian bangunan dapur.
Informasi awal di lapangan menyebutkan, titik api diduga berasal dari rumah milik E.M sebelum akhirnya dengan cepat merambat ke bangunan di sekitarnya.
Kapolsek Singkil, Ipda Matrial Barahama didampingi Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono dalam keterangannya mengatakan
salah satu saksi berinisial U.M (50) mengungkapkan bahwa dirinya sempat mencium bau asap saat sedang beristirahat, sebelum akhirnya mendapati bagian atap rumah telah terbakar.
Upaya pemadaman menggunakan peralatan seadanya tidak mampu mengendalikan api yang terus membesar hingga warga sekitar turut memberikan bantuan.
Api berhasil dikendalikan setelah lima unit mobil pemadam kebakaran Kota Manado tiba di lokasi dan melakukan pemadaman intensif bersama personel Polsek Singkil.
“Dalam proses penanganan, petugas juga berkoordinasi dengan pihak PLN untuk memutus sementara aliran listrik demi menghindari potensi bahaya lanjutan,” tutur Ipda Matrial dalam rilis yang diterima Tribun Manado,Com, Sabtu (22/3/2026).
Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat begitu menerima laporan dari masyarakat, dengan fokus utama pada penyelamatan warga serta pengamanan lokasi kejadian.
“Kami segera menuju TKP setelah menerima informasi, melakukan pengamanan area, membantu proses evakuasi, serta berkoordinasi dengan pemadam kebakaran dan PLN. Prioritas utama kami adalah memastikan keselamatan warga dan mencegah api meluas,” tegas Kapolsek.
Lebih lanjut, Kapolsek juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik.
“Kami mengingatkan masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing untuk mencegah terjadinya korsleting yang dapat memicu kebakaran,” tambahnya.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa, namun kerugian materil diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik, dan saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Selain melakukan pengamanan TKP, personel Polsek Singkil juga melaksanakan pengumpulan bahan keterangan dari saksi, pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi, serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak berkerumun demi kelancaran proses penanganan.
Kehadiran cepat aparat kepolisian bersama instansi terkait menjadi cerminan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat, sekaligus wujud nyata pelayanan Polri dalam memberikan rasa aman dan perlindungan kepada masyarakat. (FER)