TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah tergelincir di jalan menikung di Jalur Wisata Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada hari pertama Lebaran, Sabtu (21/3/2026).
Korban yang tergelincir kemudian terlindas bus yang datang dari arah berlawanan.
Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ares Rahman, mengatakan bahwa kecelakaan terjadi Jumat sekitar pukul 16.20 WIB di Kampung Pangsiunan, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua.
“Pengendara sepeda motor tidak dapat menguasai kendaraannya saat melintas di jalan menikung dan kondisi jalan basah karena hujan,” kata Ares saat dikonfirmasi, Sabtu.
Korban diketahui berinisial NMR (28), warga Cengkareng Barat, Jakarta Barat.
Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda ADV bernomor polisi D-3470-AEE dari arah Puncak menuju Gadog.
Menurut Ares, setibanya di lokasi kejadian yang merupakan tikungan ke kiri dengan kondisi menurun, korban diduga kehilangan kendali hingga tergelincir.
“Korban terjatuh dan bergerak ke kanan jalan, lalu pada saat bersamaan terlindas ban belakang sebelah kanan bus yang melaju dari arah berlawanan,” ujarnya.
Bus yang terlibat merupakan Hino milik PO Doa Ibu bernomor polisi Z-7517-ME yang dikemudikan pria berinisial ASP (47), warga Kabupaten Tasikmalaya.
Akibat kejadian itu, pengendara motor atau korban ini mengalami luka berat berupa patah tulang pada kaki kiri dan mengeluarkan darah dari mulutnya.
Kemudian, korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Petugas yang mendapat laporan langsung datang ke lokasi dan jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD K.H. Idham Chalid, Kabupaten Bogor.
Ares memastikan bahwa tidak ada korban lain dalam kecelakaan tersebut. Kerugian materiil diperkirakan sekitar Rp 500.000.
"Korban meninggal dunia satu orang, tidak ada korban luka lainnya,” kata Ares.