H+1 Lebaran, Pantai Pangandaran Diserbu Puluhan Ribu Wisatawan, Sudah Ramai Sejak Pukul 3 Pagi
Seli Andina Miranti March 22, 2026 01:11 PM

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - H+1 lebaran 2026, objek wisata pantai di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat diserbu ribuan wisatawan.

Satu di antaranya objek wisata yang terlihat di Pantai Pangandaran. Minggu (22/3/2026) pagi, objek wisata tersebut terus dipadati wisatawan. 

Mereka menikmati keindahan alam pantai dan melakukan aktivitas liburan bersama keluarga maupun sanak saudara.

Sementara sejumlah petugas gabungan pun siap siaga melakukan pengawasan dan pengamanan wisatawan di bibir Pantai Barat Pangandaran.

Baca juga: Libur Lebaran, Jalan Kalipucang Pangandaran Padat, dari Motor hingga Mobil Pikap Wisatawan

Kepala Bapenda Kabupaten Pangandaran, Sarlan, mengatakan, mulai pukul 03.00 WIB sampai sekarang ini, objek wisata Pantai Pangandaran terus didatangi wisatawan.

"Kemungkinan volume (wisatawan) akan seperti ini karena melihat waktu libur," ujar Sarlan kepada sejumlah wartawan di pintu masuk objek wisata pantai barat Pangandaran, Minggu pagi.

Perkiraan tersebut berdasarkan jadwal libur di kalender hanya sampai hari Selasa (24/3), Rabu dan Kamis masuk kerja, kemudian hari Jumat, Sabtu, dan Minggu itu libur kembali.

"Jadi, kemungkinan Sabtu dan Minggu depan akan ramai lagi," katanya.

Sementara ini wisatawan yang masuk ke objek wisata sejak pukul 00.00 WIB tadi sampai pukul 07.00 WIB tercatat sebanyak 20 ribu orang.

"Kalau sampai siang ini volume kendaraan yang masuk seperti ini macet, pasti sampai sore akan ramai terus," ucap Sarlan.

Baca juga: H+1 Lebaran, Exit Tol Bocimi Karangtengah dan Parungkuda Macet Parah, Mobil Wisatawan Mendominasi

Selain di bibir pantai, hingga kini kendaraan wisatawan roda dua maupun roda empat pun terus memasuki kawasan wisata pantai dan menuju lokasi parkiran.

Untuk mengantisipasi kemacetan kendaraan di pintu masuk objek wisata, pemerintah daerah bersama stakeholder lain melakukan langkah-langkah strategis.

"Salah satunya, memindahkan pintu masuk utama ke belakang atau mundur untuk mengurangi kemacetan," ujarnya.

Kemudian membagi kendaraan roda empat menjadi empat jalur. Karena selain roda dua, biasanya roda empat hanya dua jalur. 

"Lalu, Polisi lalu lintas juga mengarahkan kendaraan ke pintu-pintu masuk pertama seperti jalur pantai timur," kata Sarlan. *

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.