Nabire (ANTARA) - Uskup Timika Bernardus Bofitwos Baru mengingatkan umat Katolik akan pentingnya katekese yang berorientasi pada kehidupan kekal, sebagaimana pesan Paus Benediktus XVI.
Uskup Bernardus di Nabire, Minggu, mengatakan katekese atau pembinaan iman Katolik tidak boleh hanya berfokus pada aspek duniawi, tetapi harus mengarahkan umat pada keselamatan abadi.
“Katekese harus menuntun umat pada kehidupan kekal, bukan hanya berhenti pada hal-hal duniawi,” ujar saat memimpin Sakramen Krisma di Paroki Kristus Sahabat Kita (KSK) Nabire, Papua Tengah.
Ia menjelaskan, iman Katolik harus dihidupi secara utuh melalui pemahaman ajaran gereja yang benar serta diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pentingnya umat Khatolik menjaga keseimbangan tiga dimensi kehidupan manusia, yakni fisik, sosial, dan spiritual, dalam setiap aspek kehidupan untuk membangun relasi yang mendalam dengan Tuhan
Ia menjelaskan, ketiga dimensi tersebut saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan. Kehidupan rohani yang kuat, menurut dia, harus ditopang oleh kondisi fisik yang sehat serta hubungan sosial yang baik.
Ia menambahkan, umat Katolik perlu menyadari bahwa iman tidak hanya dijalani untuk kehidupan duniawi, tetapi juga sebagai jalan menuju kehidupan kekal, sebagaimana ditekankan dalam ajaran gereja.
“Katekese harus mengarahkan umat pada kehidupan kekal, bukan hanya berhenti pada urusan dunia,” ujarnya.
Ia berharap melalui Sakramen Krisma, umat khususnya generasi muda semakin dewasa dalam iman, mampu menghidupi nilai-nilai Kristiani, serta menjadi saksi kasih di tengah masyarakat.
“Orang muda harus menjadi terang dan garam dunia, membawa damai dan harapan,” katanya.
Ketua Dewan Paroki KSK Nabire Yohanes Renyaan menjelaskan, Uskup Timika melaksanakan rangkaian agenda pelayanan pastoral, khususnya pemberian Sakramen Krisma di tiga paroki yaitu Paroki Kristus Sahabat Kita (KSK), Paroki Santo Antonius Padua dan Paroki Santo Yosep Nabire Barat.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya dalam memperkuat katekese umat serta mempererat hubungan antara gembala dan umat di wilayah Keuskupan Timika.
Pada Minggu (22/3) sebanyak 106 pemuda menerima Sakramen Krisma yang dipimpin Uskup Keuskupan Timika Mgr. Bernardus Bofitwos Baru.
Pastor Paroki KSK Nabire Yohanes Adriyanto Dwi Mulyono, SJ, mengatakan para penerima sakramen tidak hanya berasal dari Paroki KSK, tetapi juga dari Paroki Kristus Raja (KR) dan Paroki St. Antonius Padua Bumi Wonorejo.
“Sebanyak 106 orang menerima Sakramen Krisma, yang berasal dari Paroki KSK serta sebagian dari Paroki KR dan Paroki St. Antonius Padua Bumi Wonorejo” katanya.







