Laporan wartawan TribunJatim.com, Melia Luthfi Husnika
TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Memasuki hari kedua Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mobilitas masyarakat di wilayah Kediri dan sekitarnya masih terpantau tinggi.
Hal ini tercermin dari meningkatnya jumlah penumpang kereta api yang dilayani oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun.
Berdasarkan data sementara pada Minggu (22/3/2026), total volume penumpang mencapai 26.417 pelanggan. Angka tersebut terdiri dari 13.846 pelanggan naik dan 12.571 pelanggan turun di sejumlah stasiun wilayah Daop 7, termasuk Kediri sebagai salah satu titik penting pergerakan penumpang.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengungkapkan bahwa terjadi peningkatan dibandingkan hari sebelumnya.
Baca juga: Mobil MPV Angkut 12 Orang Sampai Pintu Tak Bisa Ditutup Demi Mudik Hemat, Apa Hukumannya?
"Jika dibandingkan dengan hari sebelumnya, Sabtu (21/3/2026) sebanyak 24.449 pelanggan, maka terjadi peningkatan sekitar 8 % . Hal ini menunjukkan mobilitas masyarakat masih cukup tinggi pada masa libur Lebaran," katanya.
Kondisi ini turut dirasakan di Stasiun Kediri yang menjadi salah satu simpul pergerakan penumpang. Pada Minggu (22/3/2026), total penumpang di Stasiun Kediri tercatat mencapai 2.286 pelanggan, dengan rincian 1.168 pelanggan naik dan 1.118 pelanggan turun.
Secara keseluruhan, selama masa Angkutan Lebaran yang berlangsung mulai 11 Maret hingga 1 April 2026, KAI Daop 7 Madiun telah melayani sebanyak 369.559 pelanggan. Rinciannya, sebanyak 173.795 pelanggan naik dan 195.764 pelanggan turun di berbagai stasiun wilayah operasional.
Adapun puncak arus penumpang naik terjadi pada 22 Maret 2026 dengan jumlah 13.846 pelanggan. Sementara itu, puncak kedatangan atau penumpang turun tercatat lebih awal, yakni pada 18 Maret 2026 dengan total 15.131 pelanggan.
Selain Kediri, sejumlah stasiun lain juga mencatat volume penumpang tinggi, seperti Stasiun Madiun dengan 8.633 pelanggan, disusul Jombang 2.220 pelanggan, Tulungagung 2.001 pelanggan, Ngawi 1.895 pelanggan, dan Kertosono 1.859 pelanggan. Data ini menunjukkan bahwa pergerakan pemudik masih merata di berbagai wilayah.
Untuk hari berikutnya, Senin (23/3/2026), jumlah penumpang diperkirakan masih tinggi. Data sementara mencatat total 22.566 pelanggan, dengan 12.954 pelanggan naik dan 9.612 pelanggan turun. Angka tersebut masih berpotensi bertambah seiring penjualan tiket yang terus berlangsung.
Tohari juga mengimbau masyarakat agar tetap memperhatikan kenyamanan dan keamanan selama perjalanan.
"Kami mengimbau pelanggan untuk tidak membawa barang berlebihan, menjaga ketertiban, serta datang lebih awal ke stasiun agar perjalanan berjalan lancar," ujarnya.