Siaga SAR Khusus 2026: Pantai Amal Tarakan, Bandara, dan Pelabuhan Dijaga
Amiruddin March 22, 2026 05:14 PM

 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - H+1 pasca Idul Fitri 1447 Hijriah, Siaga SAR Khusus oleh Basarnas mengerahkan personel berjaga di kawasan wisata Kelurahan Pantai Amal, Kota Tarakan, Kalimantan Utara, pada Minggu (22/3/2026).

Personel Siaga SAR Khusus mulai bertugas pukul 08.00 WITA. 

"Kami juga kerahkan ring boy, perahu karet dan life jacket, dan 4 armada kami kerahkan untuk pengamanan," beber Kakansar Tarakan, Syahril melalui Kasi Ops, Dede Hariana.

Ia melanjutkan, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, untuk momen membeludak diperkirakan satu hari pasca hari lebaran, khususnya terjadi di lokasi wisata Pantai Amal.

Untuk personel ditempatkan 1 unit truk sebanyak 10 personel.

Laporan sampai pengamanan lebaran kemarin zero accident di Tarakan.

Baca juga: Tim SAR Tarakan Bantu Pencarian ABK Speedboat yang Jatuh di Sungai Sesayap Tana Tidung

 

Belum ada laporan pencarian di Tarakan.

"Kecuali untuk KTT, teman-teman masih melaksanakan operasi pencarian.

Kalau ada informasi lagi, kami bagi personel," jelasnya.

Lebih lanjut kata Dede, Basarnas Tarakan turut menyiagakan personel dan mulai siaga SAR khusus mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026 mendatang.

Adapun personel dikerahkan di masing-masing posko pelabuhan, bandara dan objek wisata.

Di pelabuhan dikerahkan personel di antaranya di Pelabuhan Tengkayu I, Pelabuhan Malundung Kota Tarakan, dan Pelabuhan Feri Juata Laut.

"Untuk di Juata kami tempatkan satu kapal yakni KN SAR Seta, kapal negara," urai Dede Hariana.

Selanjutnya, untuk di Pelabuhan Malundung Kota Tarakan dan Pelabuhan Tengkayu Satu Tarakan masing-masing ditempatkan 3 personel.

Armada Basarnas seperti rigid buoyancid boat (RBB) dan rigid inflatable boat (RIB) juga disiagakan jika terjadi hal urgent.

"Dan juga kami siagakan rig stanby di Pelabuhan Tengkayu satu Tarakan, sehingga biar bisa lebih cepat responsnya," papar Dede Hariana.

Ia melanjutkan lagi, kemudian untuk di Bandara Juwata Tarakan, 24 jam personel siaga. 

"Malam sampai subuh siaga untuk kedatangan dan keberangkatan penumpang.

Kami siapkan termasuk di seluruh kabupaten juga personel disiagakan," terang Dede.

Termasuk Bulungan saat ini disiagakan 10 personel, Nunukan juga ada Pos SAR  yang sudah disiapkan.

"Kami Basarnas mendukung semua untuk kesiapan personel," paparnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan setiap posko disiagakan 4 orang setiap titik posko.

Termasuk alutsista baik untuk di laut dan di darat.

Mengingat informadi BMKG cuaca di Kaltara termasuk Tarakan wajib diwaspadai, ia mengungkapkan Basarnas dalam hal ini untuk patroli juga dilakukan. Sudah ada sea trial dilakukan. 

"Antara Tarakan dan Bulungan kita akan laksanakan itu.

Imbauan kepada masyarakat safety yang penting," papar Dede.

Apalagi imbauan BMKG waspada potensi gelombang tinggi, begitu juga potensi cuaca ekstrem lainnya harus diperhatikan penumpang. 

"Cuaca ekstrem harus diantisipasi, ada safety diperhatikan.

Penumpang pakai life jacket.

Kita tidak inginkan kejadian terbalik, dan tak menggunakan safety," urainya.

Ia menambahkan, jika pada kondisi misalnya penumpang di dalam speedboat, jika tidak dipakai, diupayakan harus diletakkaan atau dipegang.

 "Atau ditempatkan di dekat penumpang.  

Jadi pada saat ada emergency, dia bisa memegang.

Makanua pemilik speedboat juga harus menyiapkan," pungkasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.