Kondisi Jalan Lintas Sumatera H+1 Lebaran, Solok ke Dharmasraya Lancar, Didominasi Mobil Luar Daerah
afrizal March 22, 2026 05:27 PM

TRIBUNPADANG.COM, SOLOK – Kondisi arus lalu lintas di ruas Jalan Lintas Sumatera Kilometer 3, Saok Laweh, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, terpantau lancar pada Minggu (22/3/2026) sore.

Pantauan TribunPadang.com sekitar pukul 15.41 WIB, kendaraan dari arah Kota Padang menuju Solok maupun ke arah Dharmasraya bergerak tanpa hambatan berarti.

Volume kendaraan di jalur tersebut terlihat cukup ramai, terutama didominasi kendaraan dengan nomor polisi luar daerah, seperti plat BH dan BM.

Salah seorang pengendara, Angga, yang ditemui di kawasan Surau Khatib Batuah, Saok Laweh, mengatakan kondisi jalan relatif lancar di sepanjang perjalanan.

Baca juga: Beda dengan Lembah Anai, Jalur Sitinjau Lauik Tak Macet H+1 Lebaran, Padang-Solok Lancar

“Lancar, baik dari arah Padang ke Solok maupun sebaliknya,” ujarnya.

Angga mengaku sedang melakukan perjalanan dari Kota Padang menuju Kota Sawahlunto.

"Ini dari Padang menuju Sawahlunto," ungkapnya. 

Ia menyebut tidak menemui kendala berarti selama melintas di jalur tersebut.

Kondisi ini menunjukkan arus lalu lintas di jalur utama penghubung antar daerah di Sumatera Barat masih terkendali pada H+1 lebaran. 

Kondisi di Sitinjau Lauik

Memasuki  Minggu (22/3/2026) siang, arus lalu lintas di Kawasan Sitinjau Lauik, Kota Padang terpantau berada dalam kondisi ramai namun tetap lancar.

Berdasarkan pantauan di lapangan sekitar pukul 13.30 WIB, kendaraan yang melintas dari arah Padang menuju Solok maupun sebaliknya tidak mengalami kendala berarti. 

Meskipun volume kendaraan meningkat khas akhir pekan, tidak terlihat adanya penumpukan yang menyebabkan kemacetan panjang.

Baca juga: Titik Rawan Kecelakaan di Sumbar, Pemudik Wajib Waspadai Jalur Sitinjau Lauik hingga Panyalaian

Kondisi ini menjadi kabar baik bagi para pengendara yang kerap merasa was-was saat melintasi jalur ekstrem tersebut. 

Mengingat, Sitinjau Lauik dikenal dengan tanjakan terjal dan tikungan tajam yang sering kali menjadi titik simpul kemacetan.

Bagaimana Kondisi Panorama I?

Di area antara Panorama I hingga Panorama II, situasi terpantau kondusif. 

Tidak terlihat adanya kecelakaan lalu lintas atau hambatan besar yang menutup badan jalan utama.

Meski demikian, terdapat dua unit minibus yang dilaporkan mengalami masalah mesin atau overheat. 

Kedua kendaraan tersebut terpaksa menepi ke bahu jalan untuk mendinginkan suhu mesin yang meningkat drastis akibat beban tanjakan.

Baca juga: One Way Lembah Anai saat H+1 Lebaran, Kendaraan Bukittinggi ke Padang Bisa Lewat Pukul 2 Siang

Beruntung, posisi kedua minibus yang mengalami kendala teknis tersebut berada jauh di pinggir jalan. 

Hal ini memastikan arus kendaraan dari kedua arah tetap bisa mengalir tanpa terganggu oleh keberadaan mobil yang mogok tersebut.

Selain kendaraan yang melintas, suasana di sekitar Panorama I tampak cukup ramai. 

Banyak pengendara sepeda motor maupun mobil pribadi yang memilih untuk menepi sejenak di spot-spot tertentu.

Kebanyakan dari mereka berhenti untuk beristirahat setelah melewati pendakian. 

Pengendara Manfaatkan Momen Swafoto

Tak sedikit pula pengendara yang memanfaatkan cuaca cerah untuk berswafoto dengan latar belakang pemandangan hutan tropis dan kelokan ikonik Sitinjau Lauik.

Baca juga: FOTO Antrean Kendaraan di Padang Panjang saat One Way H+1 LebaranSalah seorang pengguna jalan, Tomi, mengungkapkan rasa syukurnya atas kondisi jalan yang bersahabat hari ini. 

Tomi yang tengah melakukan perjalanan dari Padang menuju Solok mengaku sempat khawatir akan terjebak macet.

"Awalnya saya takut terjebak macet, apalagi ini hari Minggu. Tapi Alhamdulillah, dari bawah sampai ke atas sini (Panorama I) jalanan masih sangat lancar," ujar Tomi saat ditemui di lokasi.

Tomi menambahkan bahwa perjalanannya kali ini bertujuan untuk pergi beraya (silaturahmi) ke rumah rekannya. 

Kondisi cuaca yang cerah tanpa guyuran hujan membuatnya merasa lebih aman saat berkendara di jalur yang dikenal licin saat basah tersebut.

"Hamdalah, cuaca sangat mendukung. Tidak hujan, jadi pandangan jelas dan aspal tidak licin. Sangat membantu perjalanan saya yang mau ke rumah teman," tambahnya.

Senada dengan Tomi, seorang pengendara lain bernama  Farhan menyebutkan bahwa arus hari ini memang cukup terkendali meski volume kendaraan tinggi.

"Hari ini ramai, tapi tidak ada kendala besar,” jelas.

Menurutnya, cuaca yang panas di siang hari bisa memicu mesin kendaraan bekerja lebih keras dari biasanya.

“Makanya harus hati-hati jangan terlalu dipaksakan kondisi mesin,”tutupnya.

Lembah Anai Justru Padat Kendaraan

Arus lalu lintas di kawasan Simpang Padang, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, terpantau mengalami kepadatan pada H+1 Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Minggu (22/3/2026).

Pantauan TribunPadang.com sekitar pukul 13.00 WIB, antrean kendaraan yang akan melintas menuju jalur Lembah Anai tampak mengular.

Kepadatan terjadi di titik pertigaan Simpang Padang, seiring adanya penyekatan dan pengalihan arus lalu lintas oleh petugas.

Kendaraan dari arah Padang Panjang terlihat memanjang hingga mendekati kawasan pasar. 

Sementara itu, arus kendaraan dari arah Bukittinggi masih terpantau ramai lancar.

Untuk mengurai kepadatan, kendaraan yang datang dari arah Padang dialihkan menuju Jalan Pesantren Thawalib Padang Panjang dan diarahkan lurus memasuki jalur dalam kota. 

Meski terjadi antrean, arus kendaraan dari arah Padang tetap bergerak.

Warga Mulai Bepergian

Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot, mengatakan peningkatan volume kendaraan pada H+1 Lebaran menjadi salah satu penyebab kepadatan di kawasan tersebut.

“Pada H+1 memang terjadi peningkatan volume kendaraan dibandingkan hari sebelumnya, karena masyarakat sudah mulai melakukan perjalanan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pihak kepolisian kembali menerapkan skema one way system guna mengantisipasi kemacetan, khususnya di jalur Padang-Bukittinggi yang menjadi salah satu titik padat saat libur Lebaran.

Ingat Skema One Way Agar Tidak Lama Menunggu

Pada pukul 10.00 WIB hingga 14.00 WIB, arus lalu lintas diberlakukan satu arah dari Padang menuju Bukittinggi.

Selanjutnya, pada pukul 14.00 WIB hingga 18.00 WIB, arus kendaraan dialihkan menjadi satu arah dari Bukittinggi menuju Padang.

Secara umum, penerapan one way system di sejumlah ruas jalan utama di Sumatera Barat selama momen libur Lebaran 1447 H dilakukan secara situasional, menyesuaikan dengan peningkatan volume kendaraan.

Jalur Padang–Bukittinggi, termasuk kawasan Lembah Anai dan Padang Panjang, menjadi fokus utama rekayasa lalu lintas karena tingginya mobilitas masyarakat dan wisatawan.

Penerapan sistem satu arah ini dinilai efektif dalam mengurai kepadatan, meskipun di beberapa titik tetap terjadi perlambatan akibat tingginya arus kendaraan.

Pihak kepolisian mengimbau para pengendara untuk tetap berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.