TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL – Agenda merajut tali silaturahmi di momen Hari Raya Idulfitri 1447 H di Kabupaten Kendal berubah menjadi duka mendalam.
Sebuah kecelakaan maut Kendal yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di jalan raya Desa Sidomukti, Kecamatan Weleri, pada hari kedua Lebaran, Minggu (22/3/2026).
Insiden "adu banteng" ini melibatkan sepeda motor Supra X 125 bernomor polisi H-2739-NL yang dikendarai oleh Kispono (38) dan Yamaha N-Max bernomor polisi H-4209-XU yang dikendarai oleh Johan Lawalata (46). Keduanya dilaporkan meninggal dunia akibat benturan keras.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Kendal, Ipda M Heru Ardiantoro, mengonfirmasi bahwa peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WIB.
"Kedua korban meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju RSI Weleri Kendal untuk mendapatkan pertolongan," jelas Heru saat dihubungi.
Kronologi Kejadian
Kecelakaan bermula saat Kispono, warga Desa Penyangkringan, melaju dari arah selatan (Sukorejo) menuju utara (Weleri).
Setibanya di lokasi kejadian yang memiliki kontur jalan lurus, motor Supra yang dikendarainya diduga bermanuver terlalu ke kanan hingga masuk ke jalur berlawanan.
Baca juga: Sinyal Bahaya dari Teheran: Rudal Iran Tembus Jarak 4.000 Km Sasar Pangkalan AS Diego Garcia
Di saat yang bersamaan, Johan Lawalata, warga Desa Kebongembong, melaju dari arah berlawanan. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan hebat tidak dapat terhindarkan.
"Berdasarkan keterangan saksi, pengendara N-Max sudah berada di jalurnya yang benar, sementara pengendara Supra diduga gagal saat mencoba bermanuver sehingga menghantam motor dari arah berlawanan," papar Heru.
Empat Korban Tergeletak
Selain merenggut dua nyawa, kecelakaan ini juga mengakibatkan dua orang pembonceng mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan intensif di RSI Weleri.
Mereka adalah Munzil Risyda (28), pembonceng motor Supra, dan Wiwit Puspitaningsih (51), pembonceng motor N-Max.
Video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan keempat korban sempat tergeletak di aspal sesaat setelah kejadian, memicu keprihatinan mendalam dari warga sekitar dan pengguna jalan.
Duka Ganda bagi Keluarga Peristiwa ini meninggalkan kesan pahit bagi pihak kepolisian. Berdasarkan data Satlantas Polres Kendal, keluarga dari pengendara N-Max, Johan Lawalata, diketahui sempat terlibat kecelakaan serupa di wilayah Kendal beberapa waktu lalu.
Baca juga: Sistem Pertahanan Udara Israel Jebol, Rudal Balistik Iran Hantam Arad dan Dimona: 100 Orang Luka
Atas kejadian ini, Ipda Heru mengimbau kepada seluruh masyarakat yang masih melakukan perjalanan silaturahmi untuk tetap meningkatkan kewaspadaan.
"Kami meminta pengguna jalan agar mengutamakan konsentrasi, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, dan tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi," pungkasnya. (ags)