Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Hari kedua Lebaran 1447 Hijriah, Alun-Alun Bandung dan kawasan Asia Afrika Dipadati wisatawan.
Sejak siang hari, ribuan wisatawan dari dalam dan luar kota, mulai dari Jabodetabek hingga Medan, tumpah ruah untuk menikmati suasana kota setelah bersilaturahmi bersama keluarga.
Wisatawan banyak yang mengabadikan moment di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung. Bahkan, kepadatan semakin terasa menjelang sore.
Di kawasan sekitar Braga, suasana tak kalah semarak. Wisatawan berkeliling sambil menikmati jajanan kaki lima dan kafe yang menjamur di area ini.
Beberapa pengunjung memilih untuk menikmati wahana wisata Bandung Tour on Bus (Bandros), bus tingkat khas Bandung yang membawa penumpang berkeliling kota sambil mengenal sejarah.
Dengan ongkos Rp20.000 per orang, wisatawan bisa menyusuri rute yang sejarah dan ikonik di Kota Kembang.
Vina, wisatawan asal Medan, mengaku ini adalah pengalaman pertamanya berlibur ke Bandung.
“Baru pertama kali liburan ke Bandung. Suasananya ramai tapi menyenangkan. Anak-anak juga senang bisa naik Bandros, meskipun harus sedikit antre,” ujarnya, Minggu (22/3/2026).
Vina datang bersama ibu, suami, dan kakaknya, memanfaatkan momen liburan untuk berkumpul dan mengisi waktu bersama keluarga.
Sementara itu, Safarizki mengaku meski asli dari Bandung, baru kali ini menjajal Bandros.
"Asli dari sini, tapi baru naik untuk pertama kalinya. Memanfaatkan libur Lebaran. Ternyata meskipun rute jalanan yang dilewati sudah sering lewat, tapi beda vibesnya," imbuhnya.
Kiki, pemandu dari Gate Tours Bandros, mengatakan antusiasme pengunjung luar kota selalu tinggi saat libur panjang.
"Hari ini cukup padat. Banyak yang datang untuk naik Bandros, sekaligus belajar sedikit sejarah Bandung. Jadi mereka bisa melihat gedung-gedung bersejarah sekaligus merasakan suasana kota,” jelasnya.
Dikatakannya, perjalanan berlangsung kuang lebih 30-45 menit, tergantung kondisi lalu lintas, dan penumpang hanya bisa naik-turun di titik awal keberangkatan.
Bagi yang naik dari Jalan Diponegoro, rutenya meliputi: Diponegoro – Asia Afrika – Braga – Dago – kembali ke Diponegoro.
Sedangkan dari Alun-Alun Bandung, jalurnya: Alun-Alun – Braga – Dago – Diponegoro – Asia Afrika – kembali ke Alun-Alun.
Sementara dari kawasan Braga, rutenya Braga – Dago – Diponegoro – SMA 20 – Taman Lalu Lintas – kembali ke Braga. (*)