AS Saja Tak Cukup Lawan Iran, Rudal Balistik IRGC Bikin Netanyahu Mengadu ke Negara-negara Eropa
Refly Permana March 22, 2026 11:27 PM

 

SRIPOKU.COM - Memiliki sekutu sekuat Amerika Serikat dalam situasi perang melawan Iran, Israel masih belum puas.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengajak beberapa negara Eropa untuk bergabung dengan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.

Sebuah serangan Iran ke pangkalan militer di Diego Garcia dijadikan 'senjata' untuk membujuk negara-negara Eropa.

Mengutip bombaysamachar.com, Netanyahu menganggap serangan tersebut menjadi bukti bahwa rudal balistik antarbenua milk Iran daya jangkaunya sangat luas.

"Aku sudah memperingatkan ini sepanjang waktu," kata Netanyahu.

Baca juga: Netanyahu Akui Main Sendiri saat Serang Ladang Gas Iran, Langsung Disemprot Presiden Donald Trump

Situasi di Selat Hormuz juga jadi alat bagi Netanyahu untuk membujuk negara-negara Eropa.

Serangan Iran ke Jerusalem juga jadi tak luput dari perhatian Netanyahu.

"Rezim ini mengancam seluruh dunia dan harus dihentikan," kata Netanyahu.

Sekedar mengingatkan, situasi di Timur Tengah memanas sejak awal 2026 lantaran dipicu serangan kolektif Amerika Serikat dan Israel ke fasilitas militer Iran.

Setelah seorang petinggi mereka tewas terkena serangan, Iran lantas melakukan serangan balasan.

Situasi panas ini berdampak pada aktivitas lalu lintas kapal-kapal tanker minyak di Selat Hormuz.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.