Open House Idulfitri 1447 H di OKI, Bupati Muchendi Mahzareki Sambut Ribuan Warga
Moch Krisna March 22, 2026 11:32 PM

 





TRIBUNSUMSEL.COM,KAYUAGUNG --
Suasana khidmat bercampur bahagia menyelimuti pendopo Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) sejak hari raya pertama dan kedua Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah.

Ratusan masyarakat dari berbagai penjuru Kayuagung dan sekitarnya berbondong-bondong mendatangi rumah dinas pendopo yang dibuka lebar-lebar untuk umum dalam acara open house (Gelar Griya).

Menariknya, tidak ada sekat antara pejabat dan rakyat. Para tamu undangan dan masyarakat umum terlihat berbaur rapi dalam antrean panjang demi bisa berjabat tangan dan mengabadikan swafoto (selfie) bersama Bupati OKI, Muchendi Mahzareki dan Wakilnya, Supriyanto.

Seorang tamu asal Desa Serigeni, Siti (38), tak dapat menyembunyikan rasa bahagianya. Ia sengaja datang jauh-jauh demi bisa merasakan suasana Lebaran di rumah dinas orang nomor satu di OKI tersebut.

"Saya sangat senang sekali, bisa Lebaran lagi di pendopoan. Memang niat dari rumah mau ketemu langsung dan silaturahmi dengan Pak Bupati dan Wabup," ujar Siti tersenyum senang ketika ditemui pada Minggu (22/3/2026) siang.

Hal senada diutarakan Sarinah (35), warga asal Kelurahan Sukadana, yang juga merasa terkesan dengan keterbukaan pemerintah daerah tahun 2026 ini.

"Saya senang bisa hadir di sini dan suasananya kekeluargaan sekali," urainya.

Menanggapi respons positif seluruh lapisan masyarakat, Muchendi turut mengajak momen Lebaran dijadikan jembatan untuk meruntuhkan sekat antara pemerintah dan rakyat.

"Pagi ini kita diberikan nikmat sehat dan kesempatan untuk mengikuti salat Idulfitri sebagai hamba-Nya yang merayakan kemenangan. Semoga puasa dan segala amal kebaikan yang kita lakukan selama sebulan penuh mendapatkan pahala dari Allah SWT," ujar Muchendi di hadapan para tamu.

Muchendi juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih bagi warga yang telah meluangkan waktu hadir mempererat tali persaudaraan di hari yang suci ini.

"Hari kemenangan momentum untuk membersihkan hati, memperkuat silaturahmi dan persaudaraan kita. Selama satu bulan kita ditempa Ramadan untuk memperbanyak ibadah dan kepedulian sesama,"

"Saya berharap nilai-nilai yang dipelajari selama bulan suci akan terus hidup dalam kehidupan kita sehari-hari selanjutnya," imbuhnya.

Di sela-sela suasana damai, ia pun tak lupa mengajak warga untuk tetap memiliki empati tinggi terhadap kondisi dunia saat ini. Ia meminta masyarakat menyelipkan doa untuk saudara-saudara yang masih berada dalam kesulitan.

"Di momentum penuh berkah ini, mari kita sampaikan doa yang mendalam bagi saudara kita yang saat ini dilanda konflik dan krisis kemanusiaan agar beban mereka segera berakhir," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.