Dua Kelompok Pemuda di Mataram Ribut Akibat Salah Paham di Jalan
Sirtupillaili March 23, 2026 05:22 AM

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Dua kelompok pemuda di Kota Mataram terlibat bentrok di jalan raya, diduga akibat salah paham berujung pengeroyokan.

Keributan tersebut bermula saat sepasang suami istri dari salah satu lingkungan di Kecamatan Mataram melintas di Jalan Bung Karno, Minggu (22/3/2026) sore.

Saat melintas mereka dipepet dua pemotor dari kampung tetangga, yang masih dalam satu kelurahan, yakni Kelurahan Pagutan. Pengendara berinisial D (suami) yang dipepet lalu turun dari kendaraannya untuk menanyakan kenapa dirinya dipepet.

Berdasarkan laporan kepolisian yang diterima TribunLombok.com, saat itulah terjadi cekcok antara dua pengendara tersebut, sampai akhirnya terjadi pemukulan menggunakan helm oleh saudara D.

Selanjutnya, pemuda tersebut tidak terima dan menunggu D beserta istrinya, mereka kemudian diduga melakukan pengeroyokan. 

Baca juga: Gegara Suara Takbiran di Musala, Warga di Mataram Berselisih hingga Dimediasi Polisi

Akibat insiden ini, tensi antara dua kelompok pemuda tersebut memanas, lalu tim dari Polsek Mataram mengamankan lima orang diduga pelaku pengeroyokan.

Kemudian pihak dari Polsek Mataram memanggil para tokoh dari kedua lingkungan tersebut, untuk mediasi guna mencari jalan tengah dari persoalan ini.

Dari potongan video yang diterima TribunLombok.com kelompok pemuda yang mengamuk melempar kios-kios yang ada di sekitar lingkungan tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.