TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Langkah cepat dalam menanggapi isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang sempat menjadi perhatian masyarakat, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, memastikan ketersediaan BBM di wilayah Kalbar dalam kondisi aman.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama Pertamina mengambil langkah cepat untuk menjamin pasokan energi tetap tersedia, terutama menjelang arus mudik dan libur Lebaran.
Gubernur Ria Norsan mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak Pertamina, stok BBM di Kalimantan Barat dipastikan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Saya telah menginstruksikan Pertamina Regional Kalimantan untuk segera mengisi SPBU yang kosong dan mengoptimalkan operasional hingga 24 jam, agar masyarakat tidak mengalami kesulitan mendapatkan BBM,” ujar Norsan, 22 Maret 2026.
Langkah percepatan distribusi juga dilakukan oleh Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan dengan mengoperasikan Integratid Terminal Pontianak selama 24 jam penuh.
Baca juga: 6 Peristiwa Terpopuler Kalbar! Gubernur Norsan Tegaskan Stok BBM Aman dan Pasokan Ditambah
Kebijakan ini diambil menyusul lonjakan permintaan BBM yang menyebabkan antrean di sejumlah SPBU di Kota Pontianak dalam beberapa waktu terakhir.
Area Manager Communication, Relation & CSR Regional Kalimantan , Edi Mangun, menjelaskan bahwa pengoperasian terminal selama 24 jam dilakukan untuk mempercepat suplai BBM ke SPBU sehingga antrean di lapangan dapat segera terurai.
“Kami memahami adanya peningkatan antrean di beberapa SPBU di Pontianak. Melalui Satgas Ramadhan dan Idul Fitri 2026, kami mengoperasikan Integrated Terminal Pontianak selama 24 jam guna mempercepat penyaluran BBM dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” jelasnya.
Selain optimalisasi distribusi, Pertamina juga terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi di lapangan serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat terkait untuk memastikan penyaluran BBM berjalan lancar.
Pertamina memastikan stok BBM dalam kondisi aman dan mencukupi. Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan panic buying karena pembelian berlebihan justru berpotensi memperparah antrean di SPBU dan menghambat distribusi kepada masyarakat lainnya.
Melalui langkah-langkah tersebut, Pertamina berkomitmen menjaga keandalan pasokan energi sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya selama momentum Ramadhan dan Idul Fitri 2026. (*)
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!