TRIBUNSUMSEL.COM - Sholawat adrikni diciptakan Syekh Hamid Affandi al-Imadi seorang ulama mufti asal Syam sekitar tahun 1317 Hijriah usai dirinya bermimpi berjumpa Rasulullah SAW.
Menurut riwayat, shalawat ini diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW kepada Syaikh Hamid melalui mimpi untuk mengatasi kesulitan dan kesempitan hidup.
Dalam riwayat lain menyebutkan Sayyid Ahmad Al-Halabi sebagai pencipta sholawat adrikni, seorang ulama kelahiran Aleppo Suriah wafat di Kairo Mesir yang hidup sekitar abad ke-12 masehi.
Di masa hidupnya, Sayyid Ahmad Al-Halabi suatu waktu akan disiksa oleh pejabat Damaskus, dia bermimpi berjumpa Rasulullah SAW dan ditenangkan dengan bacaan sholawat adrikni.
Sholawat adrikni nama lainnya adalah sholawat adrikiyah, sholawat rekes atau sholawat khitab atau sholawat Rekes.
Di antara keutamaan sholawat adrikni 313 kali adalah sebagai ikhtiar untuk mengatasi keruwetan atau kerumitan hidup.
Hal ini diungkap KH Achmad Chalwani Nawawi, ulama Pengasuh Pesantren An-Nawawi Berjan Gebang Purworejo Jawa Tengah, mengutip laman online Nahdlatul Ulama (NU).
Menurutnya, membaca sholawat adrikni dapat dijadikan sebagai wasilah atau perantara atas hajat, keinginan, dan cita-cita tertentu.
Misalnya, agar persoalan hidup yang sedang dihadapi dapat segera terurai atau menemukan jalan keluar.
Versi 1
Latin:
Ashsholaatu was salaamu 'alaika yaa sayyidii yaa rosuulalloh khudz biyadii qollat hiilatii adriknii.
Artinya:
"Rahmat dan sejahtera semoga melimpah kepadamu, wahai junjunganku Rasulullah, peganglah tanganku, sedikit sekali upayaku, maka temukanlah aku."
Versi 2
Latin:
Allahumma shalli wasallim ‘ala sayyidina Muhammadin qod dhaqot hilati adrikni ya rasulallahi.
Artinya:
Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami, Nabi Muhammad SAW, sungguh sempit upayaku, tolonglah aku, wahai Rasulullah.
Demikian ulasan Bacaan dan Keutamaan Sholawat Adrikni 313x, Teks Arab, Latin dan Terjemahan.
Baca juga: Sholawat Tunjina Latin dan Artinya, Baca 41 Kali untuk Mendapatkan Anak Sholeh dan Sholehah
Baca juga: Sholawat Nariyah Latin dan Artinya Bahasa Indonesia, Versi Pendek dan Versi Panjang
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel.com