BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN- Sudah dibiarkan sejak lama, warga keluhkan kondisi lubang gorong-gorong yang terbuka di Jalan Kuin Selatan m, RT.4/RW.1, Kuin Cerucuk, Кеcamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Lubang gorong-gorong tersebut bahkan dikabarkan sudah beberapa kali menimbulkan insiden kecelakaan mulai dari sepeda motor hingga mobil yang terperosok.
Meski demikian dilansir melalui unggahan akun Instagram @info_banjarmasin Senin (23/3/2026) hingga kini lubang gorong-gorong itu masih dibiarkan terbuka.
Warga khawatir insiden kecelakaan yang ditimbulkan oleh lubang tersebut akan terus bertambah bahkan menyebabkan kondisi yang lebih serius.
Tampak dalam unggahan video yang dibagikan lubang gorong-gorong itu berada di tengah jalan yang berdekatan dengan lingkungan.
Baca juga: Penumpang Kapal Penyeberangan Banjarmasin-Tamban Batola Membludak, 3 Armada Feri Diturunkan
Baca juga: Update Kebakaran di Mataraman Banjar, Hanguskan Empat Rumah Api Diduga dari Korsleting Listrik
Diduga gorong-gorong tersebut menjadi terbuka lantaran penutup besinya dicuri oleh serangkaian oknum tak bertanggung jawab.
Agar tidak menambah korban, warga pun berinisiatif menutup gorong-gorong menggunakan batang kayu serta bahan lainnya.
Inisiatif ini diambil warga lantaran belum adanya tindakan terkait kondisi gorong-gorong yang masih dibiarkan terbuka.
Gorong-gorong itu memiliki ukuran cukup besar dengan panjang sekitar 50 cm dan lebar sekitar 59 cm.
Luas lubang tersebut mampu membuat motor hingga ban mobil tersangkut jika tersangkut.
“min izin post kyni kawa lah, di jalan kuin wdh uln nih Iws bnr kyni kda d baiki urng aja lgi, bnyak sdh yg rabah bekendraan dsni kasian urng
Lokasi PARAK GANG KASTURI
Jl. Kuin Sel., RT.4/RW.1, Kuin Cerucuk, Кес.
Banjarmasin Bar., Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70129
Maka gorong2 yang membahayakan akan tu pas bnar lawan jalan betikung kytu,, rancak urng Rabah dstu min ai tolong min lah,” terang unggahan tersebut.
Kejadian terbukanya lubang gorong-gorong tersebut memang sudah berlangsung lama.
Warga pun berharap adanya usaha perbaikan mengingat banyaknya insiden kecelakaan yang terjadi hingga membuat masyarakat di sekitar lokasi khawatir.
(Banjarmasinpost.co.id/Danti Ayu)