Pemudik Jambi Hati-hati Macet, Ini Prediksi 3 Puncak Arus Balik Lebaran 2026
Darwin Sijabat March 23, 2026 01:04 PM

 

TRIBUNJAMBI.COM - Libur Idulfitri 1447 H segera berakhir dan pemudik termasuk yang dari Provinsi Jambi saatnya kembali beraktivitas seperti biasanya. 

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Korlantas Polri kini mengalihkan fokus pada pengaturan arus balik guna mencegah kelumpuhan lalu lintas. 

Bagi pemudik yang hendak kembali ke wilayah seperti Jambi maupun kota besar lainnya, pemerintah telah merilis daftar tanggal "keramat" yang wajib dihindari.

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengungkapkan volume kendaraan pada puncak arus balik kali ini diprediksi akan jauh lebih besar dibandingkan saat arus mudik.

“Berdasarkan data perhitungan yang kami dapatkan di JMTC, puncak arus balik diprediksi akan jatuh pada hari Selasa, 24 Maret 2026, dengan perkiraan volume lebih dari 285 ribu kendaraan. Jumlah ini lebih besar dari puncak arus mudik pada 18 Maret 2026 sebesar 270.315 kendaraan,” kata Menhub Dudy di JMTC, Minggu (22/3/2026).

Tiga Gelombang Puncak Arus Balik

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, membagi periode krusial ini menjadi tiga tahap. 

Ia meminta masyarakat cerdas dalam memilih waktu kepulangan agar tidak terjebak dalam kepadatan ekstrem.

“Arus balik diperkirakan terbagi dalam dua tahap, yaitu tahap pertama pada 23–24 Maret dan tahap kedua pada 28–29 Maret 2026. Kami prediksi tiga hari tersebut (24, 28, dan 29 Maret) akan menjadi puncak arus balik Lebaran 2026,” ujar Agus.

Hingga Operasi Ketupat hari ke-9, Agus menyebut situasi aglomerasi di wilayah Semarang hingga Jabodetabek masih terkendali meski padat. 

Namun, untuk mengantisipasi lonjakan, skema one way nasional akan mulai diterapkan pada Selasa, 24 Maret 2026.

Baca juga: Besok Puncak Arus Balik, Pemudik Jambi Diimbau Hindari Penumpukan 24 Maret

Baca juga: AS-Israel Bingung Sosok Pengendali Iran, Keberadaan Mojtaba Khamenei Misterius

Strategi Hindari Macet: Diskon Tol dan WFA

Pemerintah menawarkan tiga opsi bagi pemudik agar perjalanan lebih nyaman:

- Cuti Bersama (23 Maret): Pulang lebih awal untuk menghindari lonjakan pertama.

- Periode WFA (25-27 Maret): Memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA).

- Diskon Tarif Tol 30 persen: Jasa Marga memberikan insentif tarif pada 26–27 Maret 2026 di 9 ruas tol tertentu bagi mereka yang menunda kepulangan.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, berharap masyarakat mengikuti anjuran ini. 

"Tujuannya agar distribusi volume lalu lintas arus balik dapat terkendali dan memberikan perjalanan yang lebih nyaman," tambahnya. 

Sinergi ini diharapkan memastikan pemudik dari arah Jambi maupun Jawa kembali ke kediaman dengan aman, tertib, dan selamat.

Diskon Tarif Tol

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono meminta kerja sama pengguna jalan untuk memanfaatkan waktu kepulangan pada arus balik mengikuti arahan dari Pemerintah dengan merencanakan perjalanan yang lebih baik lagi.

"Kami memohon dan meminta kepada seluruh masyarakat yang hendak melakukan perjalanan kembali pulang, agar dapat memilih waktu kepulangan yang telah dianjurkan oleh Pemerintah. Kami juga kembali mengingatkan kepada para pemudik untuk memanfaatkan diskon tarif tol sebesar 30 persen pada periode arus balik selama dua hari yakni pada 26-27 Maret 2026 di 9 ruas tol Jasa Marga Group dengan perjalanan menerus. Tujuannya sama dengan yang dianjurkan oleh Bapak Menhub dan Bapak Kakorlantas Polri, yakni agar distribusi volume lalu lintas arus balik dapat terkendali dan memberikan perjalanan yang lebih nyaman kepada masyarakat," kata Rivan.

Dalam memastikan kesiapan pelayanan arus balik di jalan tol Jasa Marga Group, Jasa Marga memperkuat layanan di sejumlah ruas tol utama dengan mengoptimalkan operasional gardu tol, menyiagakan armada layanan jalan tol, melakukan pengaturan lalu lintas secara situasional, serta memastikan kesiapsiagaan petugas di lapangan selama 24 jam.

Optimalisasi teknologi melalui Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) terus dilakukan untuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time dan mendukung pengambilan keputusan yang cepat dan tepat, serta didukung oleh penyebaran informasi melalui Aplikasi Travoy, Call Center 133 dan Radio Travoy FM guna membantu pengguna jalan dalam merencanakan perjalanan dengan lebih baik lagi.

Selain itu, kepada para pengemudi dengan kendaraan sumbu tiga atau lebih diimbau dapat mematuhi ketentuan Surat Keputusan Bersama (SKB) Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Kakorlantas Polri dan Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Tanggal 5 Februari 2026 Tentang Pengaturan Lalu Lintas Jalan Serta Penyeberangan Selama Masa Arus Mudik dan Arus Balik Angkutan Lebaran Tahun 2026/1447H terkait pembatasan operasional kendaraan barang, termasuk tidak melintas pada waktu yang telah ditetapkan, yaitu pada periode 13-29 Maret 2026.

Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri dan Jasa Marga juga mengimbau kepada masyarakat untuk mengantisipasi perjalanan periode libur Idulfitri 1447H/2026 dengan baik.

Sebelum memasuki jalan tol, pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, gunakan waktu dengan bijak dengan memanfaatkan waktu yang cukup untuk beristirahat di rest area.

Selain itu juga memastikan kecukupan BBM, dan saldo kartu uang elektronik serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan.

Informasi lalu lintas terkini dan permintaan bantuan selama berkendara di jalan tol juga bisa didapatkan melalui Call Center Jasa Marga di nomor 133, akun X @PTJASAMARGA, Radio Travoy FM di Sonora 92.0 FM Jakarta dan jaringannya serta di media sosial resmi Jasa Marga Group.

Baca juga: Pelajar Jambi Wajib Tahu, Ini SEB Jadwal Masuk Sekolah Pasca Lebaran 2026

Baca juga: Harga TBS Sawit Jambi Setelah Lebaran 2026 Tembus Rp3.669 per Kg

Baca juga: AS-Israel Bingung Sosok Pengendali Iran, Keberadaan Mojtaba Khamenei Misterius

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.