Dari Gunungkidul ke Pentas Dunia: Sosok Veda Ega Pratama Ukir Sejarah Membanggakan di Moto3
muh radlis March 23, 2026 01:10 PM

 

TRIBUNJATENG.COM - Nama Veda Ega Pratama langsung mencuri perhatian publik internasional setelah mencatatkan prestasi bersejarah di ajang balap dunia Moto3 2026 di Brasil.

Pembalap muda Indonesia ini sukses mengamankan podium ketiga, sekaligus membuka babak baru kiprah Indonesia di ajang Grand Prix.

Veda menjadi pembalap Indonesia pertama yang berhasil meraih podium di ajang Moto3.

Balapan yang digelar di Sirkuit Goiania menjadi momen penting bagi karier Veda.

Tampil penuh percaya diri, pembalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, tersebut mampu bersaing dengan para rider berpengalaman dan finis di posisi ketiga.

Pencapaian ini menjadikannya sebagai pembalap Indonesia pertama yang berhasil naik podium di kelas Moto3, sebuah torehan yang langsung menjadi sorotan dunia motorsport.

 

Julukan “O’Vedinha” Jadi Perhatian

Di balik performa impresifnya, Veda juga menarik perhatian lewat julukan unik “O’Vedinha” yang mulai melekat saat tampil di Brasil.

Julukan tersebut diperkenalkan oleh timnya, Honda Team Asia, melalui konten media sosial resmi menjelang balapan Moto3 Brasil 2026.

Dalam video tersebut, Veda tampil dengan nuansa khas Brasil dan menyapa penggemar, memperkuat citranya sebagai pembalap muda yang mulai dikenal secara global.

Dalam bahasa Portugis, “O’Vedinha” dapat dimaknai sebagai “si kecil” dengan konotasi positif—menggambarkan kelincahan, keberanian, dan kecerdikan Veda di lintasan.

Selain itu, ia juga mendapat julukan “The Young Lion” dari media dan komunitas balap berkat gaya balapnya yang agresif, berani, dan tanpa rasa gentar menghadapi pembalap senior.

 

Perjalanan Karier Veda Ega Pratama

Lahir pada 23 November 2008, Veda telah menunjukkan bakat balap sejak usia dini.

Perkembangannya ditempa melalui jalur pembinaan yang konsisten, mulai dari kejuaraan nasional hingga ajang internasional.

Kariernya melesat setelah mencatatkan sejumlah prestasi penting, di antaranya:

Juara Asia Talent Cup

Tampil impresif di Red Bull MotoGP Rookies Cup

Debut di Moto3 bersama Honda Team Asia pada 2026

Bekal prestasi tersebut membuatnya dipercaya tampil di kejuaraan dunia meski usianya masih sangat muda.

 

Podium Bersejarah dan Status Rising Star

Sejak menjalani debut di Moto3 musim 2026, Veda langsung menunjukkan performa menjanjikan.

Ia beberapa kali tampil kompetitif, termasuk mencatatkan waktu kualifikasi yang bersaing di barisan depan.

Puncaknya terjadi di Moto3 Brasil 2026, saat ia sukses finis ketiga dan mengamankan podium bersejarah bagi Indonesia.

Hasil ini tidak hanya mengejutkan banyak pihak, tetapi juga menempatkan Veda sebagai salah satu rising star di kelas Moto3 yang patut diperhitungkan.

 

Viral di Media Sosial, Jadi Harapan Baru Indonesia

Keberhasilan Veda langsung menjadi perbincangan luas di berbagai platform digital.

Namanya trending di media sosial seperti Instagram dan X (Twitter), dengan banyak penggemar menyebutnya sebagai harapan baru Indonesia di dunia balap motor.

Di usia 17 tahun, peluang Veda untuk menembus kelas Moto2 hingga MotoGP terbuka lebar, terutama jika mampu menjaga konsistensi performanya sepanjang musim.

Pencapaian Veda Ega Pratama di Moto3 Brasil 2026 menjadi tonggak penting dalam sejarah motorsport Indonesia.

Perjalanannya dari lintasan lokal di Gunungkidul hingga podium dunia menjadi bukti bahwa pembalap Indonesia mampu bersaing di level tertinggi.

Julukan “O’Vedinha” kini bukan sekadar identitas, tetapi simbol lahirnya bintang baru Indonesia di panggung balap dunia.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.