Roy Suryo Kini Ikut Soroti Ijazah S2 dan S3 Rismon Sianipar, Akui Ada Keanehan
Juang Naibaho March 23, 2026 04:09 PM

TRIBUN-MEDAN.com - Pakar telematika Roy Suryo kini ikut menyoroti gelar Rismon Sianipar di tengah isu dugaan ijazah S2 dan S3 palsu kepunyaan Rismon dari Universitas Yamaguchi, Jepang.

Menurut Roy Suryo, gelar Doctor of Engineering atau disingkat Dr. Eng. milik Rismon Sianipar tidak lazim digunakan di Jepang.

Rismon diketahui memiliki gelar tersebut yang ia klaim dari Universitas Yamaguchi Jepang, tetapi kini sedang menjadi sorotan publik karena diduga ijazahnya palsu.

Rismon telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dengan kasus dugaan ijazah S2 dan S3 palsu dari Universitas Yamaguchi.

Roy Suryo mengatakan, dalam buku Jokowi's White Paper gelar pada nama Rismon Sianipar tertulis Dr. Eng.

Roy mengaku awalnya sudah cukup bingung dengan gelar Dr. Eng. Rismon.

Ia menilai gelar tersebut lazimnya didapatkan dari perguruan tinggi di Jerman seperti gelar yang didapatkan oleh Presiden ke-3 RI BJ Habibie hingga mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Wardiman Djojonegoro.

"Saya pun waktu itu sempat agak bertanya dikit gitu karena Dr. Eng. itu enggak lazim untuk gelar di Jepang. Biasanya Jerman. Kita ingat dulu zaman Pak Habibie, Pak Wardiman itu kan Eng. Nah itu memang Jerman. Jarang Jepang menggunakan itu," kata Roy Suryo, dikutip Senin (23/3/2026).

"Tapi saya waktu itu bilang, mungkin saja ada kelas internasional yang begitu dan orang mungkin bisa memilih antara PhD atau Dr. Eng. atau doktor saja," lanjutnya.

Lebih lanjut, Roy Suryo awalnya tidak ingin percaya begitu saja dengan isu ijazah palsu Rismon Sianipar.

Namun, setelah laporan dari kubu Ketua Jokowi Mania, Andi Azwan, terkait dugaan ijazah palsu Rismon diterima oleh Polda Metro Jaya, Roy Suryo tidak ingin membela Rismon lebih jauh.

"Ketika kemudian ada indikasi pendidikan dia (Rismon) di Universitas Yamaguchi dikatakan tidak benar, kemudian ada kelompok yang mempersoalkan itu, saya tadinya tidak mau percaya begitu saja," ujar Roy Suryo.

"Sampai ketika akhirnya kelompok ini mendaftarkan gugatan atau melaporkan di Polda Metro Jaya. Sudah diterima, sudah jadi LP," imbuhnya.

Bahkan, Roy Suryo menyebut bahwa penyidik dari Polda Metro Jaya sudah berangkat ke Universitas Yamaguchi Jepang untuk menelusuri kasus dugaan ijazah palsu Rismon Sianipar ini.

Artinya, kata Roy Suryo, Rismon Sianipar dihadapkan dengan kasus yang serius.

"Ketika kemudian laporannya diterima, ada petugas Polda Metro yang saya dengar berangkat juga ke Yamaguchi," ujar Roy.

Sebelumnya, Andi Azwan dan sejumlah pihak dari Peradi Bersatu melaporkan Rismon Sianipar ke Polda Metro Jaya, Jumat (13/2/2026).

Pelapor, Taufik Bilhaki, menuding ijazah magister (S2) dan doktoral (S3) milik Rismon yang diterbitkan oleh Universitas Yamaguchi adalah palsu.

Kubu Andi Azwan menyebut polisi telah menerima dan siap melanjutkan proses penyelidikan terkait dugaan pemalsuan ijazah oleh Rismon Sianipar ini.

Andi Azwan cs juga telah menyerahkan sejumlah bukti elektronik dan juga keterangan dari Yamaguchi University Jepang.

Penggugat dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo ini dilaporkan atas beberapa pasal.

Di antaranya dugaan pemalsuan surat dan dokumen berdasarkan KUHP baru serta dugaan penggunaan ijazah palsu berdasarkan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional.

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar

Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Jokowi terkait dugaan kasus ijazah palsu S2 dan S3 di Universitas Yamaguchi Jepang.

Hubungan Roy Suryo dengan Rismon Sianipar menjadi renggang setelah ahli digital forensik ini berubah sikap dan menyatakan ijazah Jokowi asli.

Bahkan, Rismon Sianipar telah meminta maaf kepada Jokowi dan mengajukan permohonan restorative justice (RJ) saat datang di Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (12/3/2026).

Setelah peristiwa tersebut, Roy Suryo menegaskan bahwa dirinya tidak akan membela Rismon Sianipar yang tengah dilaporkan ke polisi terkait dugaan ijazah palsu.

Di sisi lain, Roy Suryo juga tidak akan melontarkan kritikan terhadap dugaan ijazah palsu milik Rismon Sianipar itu.

"Karena memang dia (Rismon) itu tadinya kan menunjukkan kalau dia doktor, ya sudah selama ini kita percaya," kata Roy Suryo, dikutip dari tayangan di kanal YouTube iNews, Jumat (20/3/2026).

Roy Suryo juga tidak mempermasalahkan kubu Jokowi yang saat ini sedang berada di Jepang untuk mengusut dugaan ijazah palsu Rismon Sianipar di Universitas Yamaguchi.

"Kalau halnya sekarang ada beberapa Termul lagi ada di Yamaguchi dan kemudian menelisik itu terserah," tuturnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.