Marak Kejahatan, Warga Ramai-ramai Minta Pengawalan di Jalur Curup–Lubuklinggau
Rita Lismini March 23, 2026 04:52 PM

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Permintaan pengawalan dari masyarakat yang melintas di Jalan Lintas Curup–Lubuklinggau mengalami peningkatan, khususnya pasca maraknya aksi kejahatan jalanan selama bulan Ramadhan lalu.

Kondisi tersebut membuat sebagian masyarakat merasa khawatir saat melintas, sehingga memilih meminta pengawalan dari pihak kepolisian untuk menjamin keamanan perjalanan.  

Terlihat dari sebelum dan setelah H+3 Idul Fitri 2026, banyak masyarakat yang meminta bantuan pengawalan baik roda dua maupun roda empat. 

Kapolres Rejang Lebong, AKBP Florentus Situngkir melalui Kasi Humas, AKP M Hasan Basri, menyampaikan bahwa pihaknya memberikan atensi khusus terhadap pengamanan jalur lintas Curup–Lubuklinggau selama momen Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M.

“Pengamanan ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang merayakan Idul Fitri, serta mengantisipasi potensi gangguan kejahatan di jalur tersebut,”sampai Hasan saat diwawancarai wartawan TribunBengkulu.com pada Senin (23/3/2026).

Antisipasi Kejahatan Jalanan

Pengawalan yang diberikan kepada masyarakat, baik pengendara roda empat (R4) dan roda dua (R2), bertujuan untuk mengantisipasi berbagai tindak pidana seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), hingga aksi pemalakan dan penyebaran ranjau paku.

Karena selain patroli rutin, Polres Rejang Lebong memang menyediakan layanan pengawalan gratis tanpa biaya bagi masyarakat yang membutuhkan.

Masyarakat dapat meminta bantuan pengawalan melalui Polsek Sindang Kelingi, Polsek Padang Ulak Tanding, maupun personel Samapta yang sedang melaksanakan patroli di lapangan.

"Selain itu, masyarakat juga dapat menghubungi Call Center 110 yang siaga selama 24 jam dan bebas pulsa untuk mendapatkan bantuan kepolisian,"lanjut Hasan.

Pemudik Luar Daerah Mendominasi

Sementara itu, Kapolsek Padang Ulak Tanding, AKP Edi Hermanto Purba mengungkapkan bahwa permintaan pengawalan didominasi oleh masyarakat dari luar daerah yang hendak melintas di jalur tersebut.

“Pasca kejadian sebelumnya, banyak masyarakat yang meminta bantuan pengawalan. Kami memberikan layanan ini secara gratis. Masyarakat bisa langsung datang ke Polsek Padang Ulak Tanding jika merasa khawatir saat melintas,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Kapolsek Sindang Kelingi, Iptu M. Dodi Mardiansyah. Ia mengatakan bahwa permintaan pengawalan dari arah Curup menuju Lubuklinggau terjadi hampir setiap hari.

“Program pengawalan gratis ini merupakan upaya Polres Rejang Lebong untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melintasi jalur rawan kejahatan. Silakan datang ke Polsek Sindang Kelingi, kami siap memberikan pengawalan tanpa biaya,” ujarnya.

Komitmen Tindak Tegas Pelaku Kejahatan

Selain itu, Polres Rejang Lebong menegaskan komitmennya untuk menindak tegas pelaku kejahatan jalanan di jalur lintas Curup–Lubuklinggau.

Langkah ini diambil sebagai upaya preventif sekaligus penegakan hukum guna memastikan keamanan masyarakat tetap terjaga, khususnya selama arus mudik dan balik Idul Fitri.

Dengan adanya layanan pengawalan gratis ini, diharapkan masyarakat dapat merasa lebih aman saat melintasi jalur tersebut.

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.