Pujian Media Asing Buat Veda Ega Pratama usai Cetak Sejarah di Moto3
GH News March 23, 2026 06:09 PM
Jakarta -

Penampilan cemerlang Veda Ega Pratama di Moto3 Brasil 2026 langsung mengundang perhatian dunia.

Bukan hanya karena berhasil meraih podium, tetapi juga gaya balapnya yang dinilai agresif dan tanpa rasa takut.

Rookie asal Indonesia itu menjadi salah satu sorotan utama usai balapan di Sirkuit Goiania, Brasil.

Dalam laporan pasca balapan salah satu media asal Italia, Veda disebut sebagai kejutan besar di awal musim Moto3.

"Melengkapi podium adalah rookie Veda Pratama, sebuah kejutan besar di awal musim ini. Podium pertamanya sangat layak," tulis laporan Eurosport

Media Italia tersebut menyebutkan bahwa Veda mulanya tampil low profile atau tak mencolok, layaknya pebalap Asia pada umumnya. Namun di balik itu, ia menyimpan potensi yang luar biasa.

"Ia terlihat seperti pebalap Asia 'biasa' di grid, tapi yang satu ini punya talenta besar yakni sangat cepat, agresif, dan tanpa rasa takut," tulis media tersebut.

Pujian itu bukan tanpa alasan. Veda memang tampil menonjol dalam balapan yang berlangsung dengan penuh anomali di Brasil.

Sebut saja, sehari sebelum balap utama dimulai, sirkuit Goiania itu mengalami kerusakan cukup berat. Lantas lomba juga sempat dihentikan.

Situasi ini jelas membuat mental pebalap diuji. Di tengah kondisi tersebut, Veda mampu menjaga konsistensi performa.

Ia terlibat dalam pertarungan ketat di grup depan dan berhasil mengamankan posisi ketiga, di belakang Maximo Quiles dan Marco Morelli.

Secara teknis, disebutkan bahwa gaya balap Veda mencerminkan karakter kuat yang dibutuhkan di kelas Moto3.

Ia tampil berani dalam duel slipstream, presisi saat late braking, serta mampu membaca celah overtaking di tengah grup yang rapat.

Yang paling menonjol adalah pendekatannya yang tanpa ragu. Dalam kelas yang dikenal sangat kompetitif dan penuh risiko, keberanian menjadi faktor pembeda dan itu terlihat jelas dari setiap manuver yang dilakukan Veda.

Kemampuannya beradaptasi saat balap harus dimulai ulang juga menjadi nilai tambah. Ketika banyak pebalap kehilangan momentum setelah red flag, Veda justru mampu memaksimalkan situasi dan tetap berada di barisan depan.

Hasil ini menjadi podium pertama Veda di Moto3, sekaligus penegasan bahwa ia bukan sekadar penggembira di musim debutnya.

Veda Ega PratamaVeda Ega Pratama Foto: Instagram @veda_54

Lebih jauh, sorotan dari media internasional menunjukkan bahwa performanya tidak hanya terlihat di hasil akhir, tetapi juga dalam cara ia membalap.

Kombinasi kecepatan, agresivitas, dan mentalitas tanpa takut menjadi paket yang mulai diperhitungkan di grid Moto3.

Disebutkan bahwa jika tren ini berlanjut, bukan tidak mungkin nama Veda akan semakin sering muncul dalam perbincangan bukan hanya sebagai kejutan, tetapi sebagai penantang serius.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.