TRIBUNMANADO.CO.ID - Tren arus mudik Lebaran 1447 Hijriah di Terminal Tipe A Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara, menunjukkan peningkatan signifikan sejak hari H hingga H+3, Senin (23/3/2026).
Peningkatan ini diduga berkaitan dengan perayaan Lebaran Ketupat di Gorontalo yang merupakan salah satu tradisi paling ikonik.
Koordinator Satuan Pelayanan Terminal, Bram Takumansang, mengatakan fenomena tahun ini berbeda dari biasanya.
Pada hari H Lebaran, aktivitas keberangkatan masih tinggi.
“Tahun ini berbeda. Hari H justru ada peningkatan mudik. Bahkan dari PO siapkan tiga bus tujuan Palu dan Gorontalo,” ujarnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, pada hari H terdapat tiga bus tujuan Gorontalo.
Dengan kapasitas rata-rata 24 penumpang per bus, total penumpang mencapai sekitar 72 orang.
Memasuki H+2, jumlah keberangkatan semakin meningkat.
Tercatat masing-masing tiga bus diberangkatkan untuk tujuan Gorontalo dan Palu.
Artinya, sekitar 72 penumpang menuju Gorontalo dan 72 penumpang ke Palu, dengan total 144 penumpang dalam sehari.
Sementara pada H+3, lonjakan terlihat lebih signifikan.
Untuk rute Gorontalo, terdapat enam bus yang diberangkatkan.
Dengan kapasitas 24 penumpang per bus, jumlah penumpang diperkirakan mencapai 144 orang.
Sedangkan untuk rute Palu, terdapat tiga bus yang berangkat dengan total sekitar 72 penumpang.
Dengan demikian, total penumpang yang berangkat pada H+3 diperkirakan mencapai 216 orang.
Bram menilai, meningkatnya jumlah pemudik ke arah Gorontalo kemungkinan dipengaruhi oleh agenda Lebaran Ketupat yang menjadi tradisi tahunan di daerah tersebut.
“Diduga karena Lebaran Ketupat Nasional di Gorontalo. Jadi banyak juga yang ke sana. Kemungkinan karena itu,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, kondisi ini turut berdampak pada belum terlihatnya arus balik hingga saat ini.
Para pemudik diperkirakan masih menunggu perayaan Lebaran Ketupat selesai sebelum kembali ke Manado.
“Para pemudik dari sana juga kemungkinan masih menunggu Lebaran Ketupat selesai baru pulang,” tambahnya.
Hingga H+3 Lebaran, arus balik di Terminal Malalayang belum menunjukkan peningkatan.
“Sampai saat ini belum ada,” kata Bram.
Biasanya, pada H+3 sudah mulai terlihat pergerakan penumpang yang kembali, seiring dimulainya kembali aktivitas kerja.
Namun tahun ini, kondisi tersebut belum terjadi sehingga puncak arus balik belum dapat diprediksi. (Pet)
Baca juga: H+3 Lebaran Keberangkatan di Terminal Malalayang Manado Justru Meningkat, Arus Balik Belum Terlihat