Sayat Leher Cucu Mpok Nori Hingga Tewas, Pelaku Sempat Panik Ketakutan Hingga Ingin Bunuh Diri
Ragillita Desyaningrum March 23, 2026 06:35 PM

Grid.ID – Pelaku pembunuhan cucu Mpok Nori, WNA asal Irak berinisial FTJ, akhirnya ditangkap. Kepada polisi, ia mengakui perbuatannya dan mengaku panik setelah membunuh korban.

Panit 2 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKP Fechy J Ataupah, mengatakan pelaku tidak membantah saat diperiksa.

"Pada saat pemeriksaan, pelaku mengakui bahwa dia yang melakukan pembunuhan," ujar AKP Fechy di Polda Metro Jaya, Senin (23/3/2026).

Kepanikan pelaku juga terlihat dari rekaman CCTV. Ia tampak berlari sambil membawa karpet. Saat ditanya, pelaku mengaku tidak sadar melakukan hal itu.

"Pelaku mengaku bahwa pada saat selesai dia membunuh korban, dia takut dan panik sehingga dia membawa karpet itu. Sebenarnya tidak ada tujuan spesifik untuk apa," jelas AKP Fechy.

Setelah kejadian, pelaku sempat kabur ke beberapa daerah seperti Bogor dan Sukabumi. Dalam pelariannya, ia bahkan sempat ingin bunuh diri.

"Pada saat di Sukabumi dia memang sempat mau bunuh diri. Tapi diurungkan niatnya, kemudian dia memilih untuk pergi ke Pulau Sumatra," ungkapnya.

Namun, upaya kabur ke Sumatra berhasil digagalkan polisi. Pelaku ditangkap di dalam bus tanpa perlawanan.

"Pada saat diamankan pelaku kooperatif, tidak melawan. Kita bawa langsung ke kantor," tambah AKP Fechy.

Pelaku memang sudah menyatakan penyesalan atas perbuatannya. Meski begitu, ia tetap mempertanggungjawabkan perbuatannya di penjara.

"Ada penyesalan. Pasti penyesalan ada, tapi semua sudah terjadi, dia harus menjalani hukumannya," tutup AKP Fechy.

Diketahui, Dwinta ditemukan tewas di kamar kontrakannya di Cipayung, Jakarta Timur, pada Sabtu (21/3/2026) dini hari. Ia dimakamkan di TPU Pondok Ranggon, berdampingan dengan makam Mpok Nori.

Kurang dari 24 jam setelah tragedi berdarah tersebut, pelaku berhasil ditangkap polisi di rest area Tol Tangerang–Merak saat hendak kabur ke Sumatera.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.