Foto Mesra di Hp Jadi 'Modal' Pria Irak Bunuh Cucu Mpok Nori, Polisi : Jangan-jangan Hasulisinasi
Refly Permana March 23, 2026 08:27 PM

 

SRIPOKU.COM - Cemburu buta jadi motif pria asal Irak  bernama Tareq Jameel alias Fuad membunuh mantan istri sirinya, Dwintha Anggary (37).

Ketika cucu Mpok Nori itu ditemukan tewas di kontrakannya kawasan Cipayung, Jakarta Timur Sabtu (21/3/2026), ponsel milik korban tidak bisa ditemukan.

Sebab, Fuad membawa kabur handphone tersebut demi mengamankan bukti yang menurutnya berupa foto mesra korban dengan pria lain.

Selama pelarian, Fuad berpindah-pindah tempat tanpa tujuan jelas.

Baca juga: Cucu Mpok Nori Sudah Lama Diintai Mantan Suami WNA, Kelurga Ungkap Ruang Gerak Dibatasi ‘Cemburu’

Tempat-tempat yang ia datangi semuanya random.

Polisi kemudian menangkap Fuad di ruas tol menuju Merak, pada Sabtu (21/3/2026). 

Penangkapan dilakukan setelah petugas melacak keberadaan pelaku yang sempat berada di kawasan Puncak, Bogor. 

Pelaku sempat bergerak menuju Bandara Soekarno-Hatta sebelum akhirnya ditangkap di jalan tol. 

Saat ini, pria yang bahasa Indonesianya belum lancar itu telah diamankan di Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Panit 2 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Fechy J. Ataupah, mengatakan pelaku mengaku sangat yakin bahwa di dalam ponsel tersebut tersimpan bukti kuat pengkhianatan cinta korban.

Tak hanya sekadar curiga, FTJ mengklaim ia sempat melihat adanya konten yang tidak pantas di ponsel sang istri sebelum kejadian maut tersebut.

Baca juga: Tabiat Asli Cucu Mpok Nori yang Dibunuh Suami WNA Asal Iran Bocor, Berubah Sejak Bekerja ‘Cemburu’

"Katanya selain melihat tertangkap basah berdua sama pria lain, ada juga foto mesra katanya seperti itu," tambah Fechy, mengutip Tribunnews.com Senin (23/4/2026).

Meskipun tersangka sangat berambisi menunjukkan bukti perselingkuhan tersebut kepada polisi guna membela diri, nyatanya polisi menemui kendala teknis.

Ponsel milik cucu Mpok Nori tersebut hingga kini masih terkunci. 

Polisi belum bisa memverifikasi apakah klaim tersangka soal 'foto mesra' itu benar adanya atau hanya sekadar halusinasi cemburu pelaku.

"Cuma HP korban sampai saat ini belum kami buka karena tidak ada yang tahu password-nya," jelas AKP Fechy.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.