TRIBUNPADANG.COM, TANAH DATAR - Anak laki-laki berumur 7 tahun yang tenggelam di Danau Singkarak, Kabupaten Tanah Datar, ternyata berada di lokasi galian C yang tidak diperuntukkan bagi wisata berenang.
Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Pemuda Jorong Tangah XX, Erwin, saat dikonfirmasi TribunPadang.com via telepon WhatsApp pukul 17.47 WIB.
Dalam keterangannya, Erwin, menyampaikan bahwa sebelumnya pengunjung sudah diminta untuk tidak berenang di sekitar lokasi tersebut.
Akan tetapi, lantaran saat kejadian tidak ada pihak pengelola di sekitar TKP, imbauan tersebut tidak sempat tersampaikan kepada korban.
Baca juga: Polres Payakumbuh Siapkan Jalur Alternatif, Arus Mudik dan Balik Dialihkan untuk Urai Kemacetan
"Jadi lokasi tenggelamnya bukan untuk wisata, melainkan galian C, tempat orang mengambil pasir. Tempatnya curam," sebutnya.
Diduga karena ketidaktahuannya, korban hendak berenang di tepi danau tanpa mengetahui kondisi dasar air yang berbahaya.
Menurut Erwin, kedalaman di lokasi tenggelamnya bocah tersebut mencapai sekitar 20 meter.
"Sekitar 20 meteran kedalamannya, curam, karena memang lokasi penggalian pasir," jelasnya.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 17.00 WIB.
Erwin menjelaskan korban bernama Fauzan (7), warga Simpang Gunung, Kota Padang Panjang.
Kata dia, upaya pencarian dilakukan sejak pukul 13.10 hingga 17.00 WIB, dan akhirnya korban berhasil ditemukan.
"Korban sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, kurang lebih pukul 17.00 WIB tadi," ucapnya memberikan keterangan.
Baca juga: Kondisi Arus Lalin di Sitinjau Lauik H+2 Lebaran: Sempat Tersendat, Sore Hari Kembali Lancar
Lokasi ditemukannya korban tidak jauh dari titik awal tenggelam, tepatnya di dasar Danau Singkarak setelah petugas melakukan penyelaman.
Erwin menduga korban tersangkut material kayu dan batu sisa bencana yang jatuh ke dalam danau.
"Korban tidak mengapung. Petugas menyelam di lokasi tenggelam dan menemukannya dalam kondisi meninggal dunia," terangnya.
Saat ditemukan, korban hanya mengenakan pakaian dalam. Hal ini memperkuat dugaan bahwa korban memang berniat untuk berenang.
"Korban hanya menggunakan celana dalam, memang berniat berenang karena pakaiannya sudah dilepaskan," tambahnya.(*)