Jadwal Puasa Sunah Ayyamul Bidh Syawal 1447 H beserta Niat dan Keutamaannya
Mareza Sutan AJ March 23, 2026 11:48 PM

TRIBUNJAMBI.COM -- Puasa Ayyamul Bidh merupakan salah satu amalan sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam untuk dilaksanakan.

Ibadah puasa sunnah ini sangat baik dilakukan secara rutin setiap bulan.

Mengutip dari baznas.go.id, Ayyamul Bidh adalah puasa sunnah yang dilaksanakan pada saat malam-malam terang karena cahaya bulan.

Puasa ini dikerjakan selama tiga hari berturut-turut.

Puasa Ayyamul Bidh dilaksanakan pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan dalam kalender Islam.

Bagi Muslim yang menjalankannya akan mendapatkan pahala, namun jika tidak melaksanakannya tidak berdosa.

Menurut kalender Hijriah yang dirilis oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, bulan April 2026 bertepatan dengan bulan Syawal 1447 Hijriah.

Berikut rangkuman jadwal dan bacaan niat puasa Ayyamul Bidh pada bulan April 2026 atau Syawal 1447 H.

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan Syawal 1447 H

Berdasarkan perhitungan kalender Islam, jadwal puasa Ayyamul Bidh pada bulan Syawal atau April 2026 adalah sebagai berikut:

- Rabu, 1 April 2026 = 13 Syawal 1447 H (hari pertama)

- Kamis, 2 April 2026 = 14 Syawal 1447 H (hari kedua)

- Jumat, 3 April 2026 = 15 Syawal 1447 H (hari ketiga)

Bacaan Niat Puasa Ayyamul Bidh

نَوَيْتُ صَوْمَ اَيَّامَ اْلبِيْضِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma ayyaamal bidh sunnatan lillaahi ta'ala.

Artinya:
"Saya berniat melakukan puasa pada hari-hari putih, sunah karena Allah ta'ala".

Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh

Mengacu pada Buku Panduan Lengkap Ibadah Muslim karya M Syukron Maksum, puasa Ayyamul Bidh memiliki sejumlah keutamaan, antara lain:

- Memiliki nilai seperti berpuasa sepanjang masa

Puasa sunnah selama tiga hari dalam sebulan memiliki nilai yang besar, yakni seperti berpuasa sepanjang waktu.

Dengan melaksanakan puasa tiga hari saja, seseorang telah memperoleh pahala yang setara dengan berpuasa sepanjang hidup.

Hal ini sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW:
"Puasa tiga hari setiap bulan, bagaikan puasa selama hidup (sepanjang masa)." (Mutafaq alaih).

- Menjalankan anjuran Rasulullah SAW

Puasa Ayyamul Bidh merupakan amalan yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW kepada umatnya.

Dalam hadis disebutkan bahwa amalan ini sebaiknya tidak ditinggalkan agar manfaatnya dapat dirasakan sepanjang hidup.

- Meneladani kebiasaan Rasulullah SAW

Selain menganjurkan, Rasulullah SAW juga secara konsisten melaksanakan puasa tiga hari setiap bulan sepanjang hidupnya.

Diriwayatkan oleh Mu’adzah al-Adawiyah ra, ia pernah bertanya kepada Aisyah ra, "Apakah Rasulullah berpuasa tiga hari setiap bulan?". Aisyah menjawab, "Benar." Ia kembali bertanya, "Bulan apa saja?". Aisyah menjawab, "Tak peduli bulan yang mana saja." (HR. Muslim).

Dengan melaksanakan puasa ini, umat Muslim telah meneladani kebiasaan baik Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Rasulullah SAW diketahui berkomitmen menjalankan puasa pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan, dan tidak pernah meninggalkan amalan tersebut dalam kondisi apa pun, baik saat berada di rumah maupun ketika sedang bepergian.

(Tribunnews.com/Oktavia WW)

 

Baca juga: Niat dan Syarat Qada Puasa Ramadan Mulai Bulan Syawal hingga Syakban

Baca juga: Cara Menjaga Pola Hidup Sehat saat Idulfitri tanpa Kurangi Makna Lebaran

Baca juga: Hukum Menikah dengan Sepupu dalam Perspektif Islam dan Negara Indonesia

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.