TRIBUNMATARAMAN.COM | KEDIRI - Peristiwa kebakaran rumah terjadi di Kabupaten Kediri pada H+2 Hari Raya Idulfitri 2026.
Insiden tersebut menimpa sebuah rumah warga di Dusun Wonosari, Desa Sambirejo, Kecamatan Pare, Senin (23/3/2026) siang.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 11.27 WIB dan langsung mendapat penanganan cepat dari tim pemadam kebakaran.
Api diketahui membakar sebagian bangunan rumah sebelum akhirnya berhasil dipadamkan.
Baca juga: Open House Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Pererat Silaturahmi di Hari Raya Idulfitri 1447 H
Pelaksana Tugas (Plt) Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, menjelaskan bahwa kejadian bermula dari laporan warga yang melihat kobaran api dari dalam rumah.
Laporan tersebut diterima petugas sekitar pukul 11.25 WIB.
“Petugas menerima laporan pukul 11.25 WIB, kemudian langsung berangkat dan tiba di lokasi sekitar pukul 11.32 WIB,” ujarnya.
Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh kompor yang lupa dimatikan oleh pemilik rumah saat bepergian ke luar kota. Api yang berasal dari dapur dengan cepat membesar dan merembet ke ruangan lain.
Akibatnya, satu ruang dapur dan satu kamar tidur hangus terbakar. Petugas dari Pos Damkar Pare mengerahkan dua unit armada dengan enam personel untuk melakukan pemadaman.
Proses pemadaman berlangsung cepat sehingga api tidak sempat meluas ke seluruh bangunan maupun ke rumah lain di sekitarnya.
“Api berhasil dipadamkan sesuai prosedur dan tidak sampai merembet ke bangunan lain,” jelas Kaleb.
Beruntung, dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka. Saat kebakaran terjadi, rumah dalam kondisi kosong karena ditinggal pemiliknya.
Meski demikian, kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp 20 juta. Sementara itu, aset senilai kurang lebih Rp 50 juta berhasil diselamatkan dari kobaran api.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih waspada, terutama saat meninggalkan rumah dalam kondisi kosong selama libur Lebaran.
Pihak Satpol PP Kabupaten Kediri mengimbau warga agar memastikan seluruh peralatan rumah tangga seperti kompor dan instalasi listrik dalam kondisi aman sebelum ditinggal, guna mencegah kejadian serupa terulang.
(tribunmataraman.com)