Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin
TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Sebanyak 25 personel Satlantas Polres Tasikmalaya Kota disebar untuk melakukan penguraian di jalur Gentong bawah hingga perbatasan Malangbong Garut, Senin (23/3/2026).
Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperlancar antrean kendaraan yang sejak siang hari sudah mengular dari simpang Sukamantri sampai Gentong atas.
Tim pengurai ini terdiri dari petugas jaga setiap Pospam dan anggota yang memang standby patroli di jalur Gentong Tasikmalaya selama arus mudik hingga arus balik lebaran tahun 2026.
Adapun tim ini dikomandoi langsung oleh Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota untuk mengurai antrean kendaraan.
Sampai saat ini antrean panjang masih terjadi, sedangkan arus kendaraan dari Gentong atas menuju Gentong bawah terpantau ramai lancar dan tidak ada antrean.
"Iya kami terjunkan Tim pengurai ada 25 personel untuk urai antrean kendaraan sampai Malangbong perbatasan Garut," kata Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota AKP Riki Kustiawan dikonfirmasi TribunPriangan.com, Senin.
Baca juga: Jalur Gentong Tasikmalaya Padat Merayap Hingga 20 Kilometer Malam Ini
Baca juga: Sejumlah Kendaraan Pemudik Tak Kuat Menanjak di Gentong Tasikmalaya
AKP Riki menuturkan, saat ini tim pengurai sudah menuju Gentong atas sebagai antisipasi antrean kendaraan semakin panjang.
"Tim disebar ke beberapa titik, nanti kalau sudah terurai, tim kembali ke Pos Terpadu dan Pos Pengamanan Letter U Gentong," tuturnya.
Pantauan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin, hingga Senin malam pukul 20.00 WIB, arus lalu lintas di sepanjang jalur Gentong Tasikmalaya mengalami kepadatan yang mengarah Garut dan Bandung.
Sejak siang hingga malam hari, volume kendaraan dari arah Tasikmalaya menuju Gentong atas padat merayap hingga banyak kendaraan mengalami masalah pada mesinnya.
Namun, untuk lalu lintas dari arah Garut menuju Gentong bawah cenderung ramai lancar dan tidak ada kepadatan.
Petugas gabungan pun terus melakukan pengaturan lalu lintas dan mendorong kendaraan dari Gentong bawah supaya tidak terjadi penumpukan.
Bahkan sejumlah kendaraan pun harus menepi terlebih dahulu untuk menunggu lalu lintas kembali lancar.
"Arus lalulintas di wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota, kami memiliki jalur arteri sepanjang 35 km, dari batas Kabupaten Garut sampai Kabupaten Ciamis. Dimana kita memiliki trouble spot yaitu di Simpang Tiga Pamoyanan, Simpang Tiga Sukamantri, Simpang Empat Panyusuhan dan Tanjakan Gentong," ucap Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota AKP Riki Kustiawan dikonfirmasi TribunPriangan.com.
Selain itu, ia menjelaskan saat ini arus lalu lintas dari arah Timur ke Barat (Tasik menuju Bandung) ada antrean tetapi roda masih berputar.
Begitupun sebaliknya yang dari arah Barat ke Timur sama ada antrean tapi kendaraan tidak ada penumpukan.
"Panjangnya kurang lebih 20 kilometer kendaraan yang mengalami kepadatan dari Gentong bawah menuju Gentong atas," ujarnya.
AKP Riki menegaskan, trouble spot terparah berada di Pamoyanan. Lokasi ini adalah persimpangan penghubung antar kabupaten mengarah ke Ciamis, Majalengka hingga ke Kuningan.
"Ini menjadi jalur lintasan. Tapi sudah ditempatkan anggota gabungan yang melaksanakan pengaturan lalu lintas," ucap AKP Riki. (*)