TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Simak berikut niat puasa Syawal lengkap tulisan arab, latin dan terjemahan mudah dilafalkan.
Puasa Syawal merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan (sunnah muakkad) untuk dilakukan.
Puasa Syawal dilakukan selama 6 hari, baik berturut-turut maupun selang-seling.
Puasa sunnah ini diutamakan dikerjakan sejak 2 Syawal, setelah puasa Ramadan.
Namun bagi yang belum sempat, maka dapat segera melaksanakannya sebelum memasuki Zulkaidah.
Saat ini, Senin, 23 Maret 2026 sudah memasuki 3 Syawal 1447 Hijriah.
1 Syawal 1447 H atau Hari Raya Idulfitri sebelumnya ditetapkan Kementerian Agama, jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Baca juga: Jadwal Buka Puasa 29 Ramadan 2026 di Sulawesi Tenggara, Konawe Kepulauan Mulai Pukul 17.58 Wita
Sehingga puasa Syawal sudah dapat dilakukan sejak Minggu, 22 Maret 2026.
Dilansir dari lama Kemenag, 1 bulan hijriah bisa terdiri dari 29 atau 30 hari, tergantung penampakan hilal di akhir bulan.
Tahun 1447 Hijriah ini, bulan kesepuluh dalam kalender hijriah ini diperkirakan berlangsung 30 hari.
Sehingga 30 Syawal diperkirakan jatuh pada Minggu, 19 April 2026.
Sedangkan 1 Zulkaidah 1447 H jatuh pada Senin, 20 April 2026.
Dapat diawali dengan membaca niat puasa Syawal:
Baca juga: Kumpulan Doa Perjalanan Jauh Mudik Lebaran Idul Fitri 2026, Naik Kendaraan Darat, Laut hingga Udara
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT.”
Niat puasa Syawal juga bisa dilafalkan pada siang hari selama belum makan atau minum. Dengan membaca:
نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: “Aku berniat puasa sunah Syawal hari ini karena Allah SWT.
Puasa Syawal juga dapat dibarengi dengan puasa senin kamis atau puasa Ayyamulbidh.
Namun perlu diketahui beberapa ketentuan menjalankan puasa Syawal.
Seperti disarankan untuk melunasi hutang puasa atau mengqada puasa Ramadannya terlebih dahulu, jika ada.(*)
(Tribunnews.com/Nuryanti)(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)