Mualem Minta Semua Kader Kompak dan Tegaskan Zulfadhli Tetap Ketua DPRA hingga 2029
Misran Asri March 24, 2026 12:45 AM

Selama kepemimpinan Zulfadhli, hubungan antara legislatif dan eksekutif di Aceh terbangun harmonis dan konstruktif

PROHABA.CO, BANDA ACEH - Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang juga Ketua Umum Partai Aceh menegaskan, bahwa Zulfadhli alias Abang Samalanga akan tetap memimpin Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) hingga akhir masa jabatan tahun 2029.

Penegasan tersebut disampaikan Mualem sapaan akrab Muzakir Manaf dalam keterangannya di Banda Aceh, Senin (23/3/2026), sebagai respons atas dinamika politik yang berkembang belakangan ini.

“Sebagai Ketua Umum Partai Aceh, saya tegaskan bahwa Zulfadhli adalah kader terbaik yang saat ini dipercaya partai untuk memimpin DPRA hingga akhir masa jabatan,” ujar Mualem.

Mualem yang juga menjabat Gubernur Aceh ini secara tegas meminta seluruh kader Partai Aceh, termasuk partai-partai koalisi di parlemen, untuk menjaga soliditas dan memberikan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Abang Samalanga dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan secara optimal.

Menurutnya, selama kepemimpinan Zulfadhli, hubungan antara legislatif dan eksekutif di Aceh terbangun harmonis dan konstruktif.

Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci dalam mendukung jalannya program-program Pemerintah Aceh.

“Kepemimpinan beliau mampu mengorkestrasikan kekuatan legislatif dalam mendukung kerja-kerja pemerintah daerah. Ini harus dijaga dan diperkuat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Mualem menekankan bahwa Aceh saat ini membutuhkan stabilitas politik dan persatuan seluruh elemen.

Ia mengingatkan agar tidak ada pihak yang melakukan manuver politik yang berpotensi mengganggu konsolidasi pemerintahan dan pembangunan daerah.

“Aceh butuh stabilitas, bukan kegaduhan. Seluruh energi politik harus diarahkan untuk kepentingan rakyat, bukan kepentingan kelompok,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh elemen, baik legislatif maupun eksekutif, untuk berjalan seirama dalam menuntaskan visi pembangunan Aceh ke depan.

“Semua pihak harus satu langkah dan satu tujuan, yaitu mewujudkan kesejahteraan rakyat Aceh,” pungkas Mualem.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.