TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi, meninjau kawasan wisata Pantai Malawwa, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulbar, Selasa (24/3/2026).
Ia memantau kesiapan pos pantau yang didirikan untuk mengawasi wisatawan selama libur Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah.
“Melalui pos pantau ini, kami siap memberikan pelayanan, bantuan, maupun pertolongan kepada masyarakat yang sedang berwisata. Sehingga mereka dapat menikmati liburan dengan aman, nyaman, dan tetap mengutamakan keselamatan,” ujar Ferdyan Indra.
Baca juga: Personel Polresta Mamuju Datangi Lokasi Seorang Perempuan Diduga Terlantar
Baca juga: Lelah Saat Mudik? Ini 8 Posko Operasi Ketupat Polresta Mamuju Bisa Jadi Tempat Istirahat
Kapolresta juga berinteraksi langsung dengan pengunjung, terutama anak-anak, dengan membagikan minuman sebagai bentuk kepedulian dan pendekatan humanis.
Dengan sinergi antara aparat kepolisian dan pengelola wisata, Pantai Malawwa diharapkan tetap menjadi destinasi favorit yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Polresta Mamuju memperketat pengawasan melalui Pos Pantau yang disiagakan sejak 20 Maret 2026 hingga 25 Maret 2026, bertepatan dengan Operasi Ketupat.
Pos pantau diisi lima personel gabungan yang dipimpin seorang Perwira Pengendali (Padal), melibatkan anggota Satpol Air Polresta, Satsamapta, dan Polsek setempat. Mereka bertugas setiap hari mulai pukul 08.00 WITA hingga 18.00 WITA.
Untuk menunjang keselamatan, tersedia peralatan seperti empat life jacket, satu set alat selam (scuba), satu unit TOA, dan satu speed boat tipe Rigid Inflatable Boat (RIB).
Perlengkapan ini digunakan sebagai antisipasi situasi darurat di area perairan.
Berdasarkan data pengelola Pantai Malawwa, kunjungan wisatawan meningkat signifikan selama libur akhir pekan.
Sabtu, 21 Maret 2026: 250 pengunjung
Minggu, 22 Maret 2026: 531 pengunjung
Senin, 23 Maret 2026: 508 pengunjung
Wisatawan dapat menikmati berbagai wahana, seperti dua jet ski, satu banana boat, dan berenang di laut yang menjadi favorit.
Sejak Pos Pantau berdiri, tidak ada insiden yang membahayakan pengunjung.
Hal ini menunjukkan kesiapsiagaan aparat menjaga situasi tetap kondusif.(*)