WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI – Strategi mengurai kemacetan parah di ruas utama Tol Jakarta-Cikampek (Japek I) mulai dijalankan. PT
Jasa Marga resmi mengoperasikan secara fungsional Tol Japek II Selatan sejak Senin (23/3/2026) untuk melayani arus balik Idulfitri 1447 Hijriyah.
Jalur alternatif ini menjadi oase bagi pemudik yang ingin menghindari penumpukan kendaraan di jalur utama menuju Jakarta.
Baca juga: One Way Nasional Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Berlaku Selasa Ini, dari Kalikangkung hingga Cikampek
Direktur Utama PT Jasamarga Japek Selatan, Charles Lendra, menegaskan bahwa jalur fungsional ini dapat dinikmati masyarakat tanpa dipungut biaya alias gratis.
Meski demikian, pengendara tetap melakukan transaksi di Gerbang Tol (GT) Kutanegara untuk pembayaran Tol Cipularang.
Kecepatan di Bawah 80 KM/Jam: Prioritas Keselamatan
Mengingat statusnya yang masih fungsional, pengelola memberikan peringatan keras terkait batas kecepatan.
Pengendara diminta untuk memacu kendaraan di bawah 80 km/jam.
Hal ini dikarenakan kondisi jalan yang masih memiliki titik perpindahan jalur yang perlu diwaspadai.
"Kami mengimbau agar pengendara menjaga kecepatan di bawah 80 kilometer per jam karena kondisi jalan yang masih ada perpindahan jalur," ujar Charles pada Selasa (24/3/2026).
Meskipun masih tahap fungsional, fasilitas penunjang telah disempurnakan.
Baca juga: Lonjakan Penumpang di Terminal Bekasi Mulai Terlihat, Puncak Arus Balik Diprediksi Selasa-Rabu
Penerangan jalan umum (PJU) kini lebih memadai, sehingga jalur ini diklaim tetap nyaman dan aman untuk dilintasi pada malam hari.
Selain itu, tersedia parking bay setelah GT Bojongmangu yang dilengkapi dengan modular BBM, tempat istirahat, serta produk UMKM untuk membantu pemudik yang kelelahan.
Operasional Situasional dan Akses Keluar
Kapolres Karawang melalui Kasi Humas Ipda Cep Wildan menjelaskan bahwa operasional rutin tol fungsional ini dimulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB.
Namun, waktu tersebut bersifat situasional dan bisa diperpanjang hingga malam hari tergantung kepadatan arus lalu lintas dari arah Sadang (Cipularang).
"Pengalihan arus ini kami lakukan untuk mengurangi beban kendaraan di ruas utama Tol Japek. Diharapkan perjalanan pemudik bisa lebih lancar dan nyaman," kata Cep Wildan.
Pengendara yang masuk melalui Sadang dapat keluar di beberapa titik strategis, yaitu GT Kutanegara (Karawang), GT Bojongmangu, GT Sukaragam, hingga titik akhir di GT Setu Burangkeng, Kabupaten Bekasi.
Seluruh armada pelayanan mulai dari mobil patroli, derek, hingga ambulans telah disiagakan di sepanjang jalur untuk menjamin kelancaran arus balik tahun ini.