Di Tengah Ancaman Krisis, Prabowo Kukuh Pertahankan Program Makan Bergizi Gratis Hingga 2029
Rita Lismini March 24, 2026 12:54 PM

 

TRIBUNBENGKULU.COM - Program Makan Bergizi gratis (MBG) terus mendapat kritik bertubi-tubi dari masyarakat. 

Namun kritikan tajam tersebut tak mengurungkan niat Prabowo soal program MBG berjalan hingga 2029. 

Sekalipun saat ini negara sedang dalam kondisi sulit atau krisis ekonomi, hal itu juga tak mempengaruhi keputusan Prabowo. 

Ia bersikukuh program MBG sangatlah penting agar rakyatnya tetap bisa makan. 

Untuk Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa krisis bukan alasan untuk menghentikan program MBG.

Dalam dialog bersama tokoh dan jurnalis di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, ia mengingatkan agar pemerintah tidak mengambil langkah instan dengan memangkas program strategis tersebut.

"Jadi, jangan ke arah oke ada krisis nanti kita hentikan MBG. Iya kan? Masih banyak cara lain yang kita bisa hemat. Masih banyak," kata Prabowo.

Menurutnya, penghematan anggaran bisa dilakukan melalui berbagai sektor lain tanpa harus mengorbankan kebutuhan dasar masyarakat.

Diakui Dunia, Dinilai Investasi SDM

Prabowo mengungkapkan bahwa program MBG tidak hanya mendapat perhatian di dalam negeri, tetapi juga apresiasi dari lembaga internasional seperti Rockefeller Institute.

Ia menilai, program ini merupakan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

"Jadi this is strategic, ini untuk human capital kita ya. Jadi masih banyak penghematan lain yang real yang kita bisa lakukan. Kita sudah exercise, kita sudah melakukan penghematan di banyak bidang ya," imbuh Prabowo.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa MBG ditempatkan sebagai prioritas strategis, bukan sekadar program tambahan.

Lebih Baik untuk Rakyat daripada Hilang karena Korupsi. 

Dengan nada tegas, Prabowo menekankan bahwa anggaran negara seharusnya digunakan untuk kepentingan rakyat, bukan disalahgunakan.

"Saya akan bertahan sedapat mungkin daripada uang-uang dikorupsi, lebih baik rakyat saya bisa makan. Anda enggak lihat anak-anak yang stunting. Saya lihat, saya kampanye sekian kali saya di desa-desa. Saya lihat anak umurmu berapa? 11 tahun. Badannya anak 4 tahun," ujar dia.

Pengalaman langsung di lapangan, menurutnya, menjadi alasan kuat untuk terus mempertahankan program tersebut.

Optimisme dan Pertaruhan Kepemimpinan

Prabowo menunjukkan keyakinan penuh terhadap keberhasilan program MBG.

Bahkan, ia secara terbuka menyatakan kesiapannya mempertaruhkan kepemimpinannya untuk membuktikan hasil program ini dalam beberapa tahun ke depan.

"Saya haqul yakin saya berada di jalan yang benar. Uang kita ada. Uang kita ada. Saya pertaruhkan kepemimpinan saya 2029 kita lihat. Saya rencana saya di sini," tutur dia.

Optimisme ini sekaligus menjadi sinyal bahwa pemerintah akan terus mendorong keberlanjutan program tanpa ragu.

Kebutuhan Nyata di Daerah, Terutama Luar Jawa

Prabowo juga menyoroti kondisi di berbagai daerah, khususnya di luar Pulau Jawa, di mana program MBG dinilai sangat dibutuhkan.

 Ia bahkan menyebut ada anak-anak yang menyimpan makanan dari program tersebut untuk dikonsumsi di rumah.

"Bahwa ada kekurangan ini kita tindak. Saya sudah katakan ada 1000 lebih yang sudah kita tutup. Iya kan? Tapi you lihat itu dan di banyak daerah di luar Jawa ya mereka tuh sangat membutuhkan sangat membutuhkan," tutur dia.

Evaluasi Tetap Berjalan, Dapur Bermasalah Ditutup
Meski tetap mempertahankan program, pemerintah tidak menutup mata terhadap berbagai kekurangan dalam pelaksanaannya.

Prabowo memastikan bahwa evaluasi terus dilakukan, termasuk dengan menutup lebih dari seribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak memenuhi standar.

Langkah ini menunjukkan bahwa keberlanjutan program berjalan beriringan dengan upaya perbaikan kualitas di lapangan.

Menjaga Harapan di Tengah Ketidakpastian

Di tengah potensi krisis, sikap pemerintah ini menjadi penegasan bahwa kebutuhan dasar masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

MBG bukan hanya soal makanan, tetapi tentang masa depan generasi yang lebih sehat dan kuat.

Dengan komitmen tersebut, pemerintah berupaya memastikan bahwa bahkan dalam situasi tersulit sekalipun, harapan masyarakat terutama anak-anak tidak ikut terhenti.

 

Sumber: Kompas.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.