Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Seorang anak dilaporkan nyaris tenggelam di objek wisata pemandian Pandawa Lima yang berada di Kelurahan Simpang Nangka, Kecamatan Selupu Rejang, pada Selasa (24/3/2026) siang.
Beruntung, korban berhasil diselamatkan setelah mendapatkan penanganan cepat dari pengunjung dan pengelola di lokasi.
Saat ini, korban telah sadar dan sudah kembali pulang bersama keluarganya.
Peristiwa tersebut sempat membuat suasana di lokasi wisata menjadi heboh.
Dari informasi yang dihimpun wartawan TribunBengkulu.com, korban yang masih berstatus sebagai pelajar sekolah dasar itu diketahui tenggelam di salah satu kolam pemandian.
Baca juga: Jumlah Pengunjung Lokasi Wisata di Lebong Meningkat Saat Lebaran, Kapolres Turun Langsung Patroli
Melihat kejadian tersebut, sejumlah pengunjung langsung memberikan pertolongan dengan mengangkat korban ke pinggir kolam.
Korban kemudian segera mendapatkan penanganan hingga akhirnya sadar kembali.
Diduga, korban lepas dari pengawasan orangtuanya saat berada di area kolam, sehingga berujung pada insiden nyaris tenggelam.
Saat di evakuasi dari kolam, kondisi korban pertama kali sudah tak sadarkan diri.
Salah satu pengunjung, Tati, mengaku tidak melihat secara langsung awal kejadian. Ia mengetahui insiden tersebut setelah mendengar teriakan histeris dari orangtua korban.
Menurutnya, pengunjung lain yang berada di sekitar lokasi langsung bergerak cepat memberikan pertolongan.
“Alhamdulillah korbannya tadi sudah sadar dan selamat, Pak,”ungkap Tati.
Polisi Benarkan Kejadian
Kapolsek Selupu Rejang, Iptu Azmi Aryanto, membenarkan adanya kejadian anak nyaris tenggelam di lokasi wisata tersebut. Saat kejadian, korban sedang berwisata bersama orangtua dan keluarganya untuk menikmati momen Idul Fitri 2026.
Ia menyampaikan bahwa korban berhasil selamat dan telah kembali ke rumah bersama keluarganya di Kelurahan Talang Rimbo Lama Kecamatan Curup Tengah.
“Benar, tadi ada kejadian nyaris tenggelam. Syukurnya korban selamat dan sudah pulang bersama keluarganya,”ungkapnya.
Imbauan Kepada Pengunjung Wisata
Pasca kejadian tersebut, Kapolsek langsung memerintahkan anggotanya untuk memberikan imbauan kepada para pengunjung di kawasan wisata, khususnya di area kolam pemandian.
Ia menekankan pentingnya pengawasan orangtua terhadap anak-anak saat beraktivitas di air guna mencegah kejadian serupa terulang.
“Kami mengimbau kepada seluruh orangtua agar selalu mengawasi anak-anaknya saat berenang. Jangan lengah, karena kejadian seperti ini bisa terjadi dalam waktu singkat. Pastikan anak berada dalam jangkauan pengawasan, serta gunakan fasilitas keselamatan yang tersedia,”himbau Kapolsek.
Selain itu, pengelola wisata juga diharapkan meningkatkan pengawasan serta menyediakan petugas penjaga di sekitar kolam untuk memberikan respons cepat jika terjadi kondisi darurat.
"Kita juga sudah sampaikan ke pengelolanya, ini kita lakukan agar antisipasi hal-hal yang tak diinginkan,"tutup Kapolsek.
Diketahui, sejak memasuki masa libur Lebaran, objek wisata pemandian Pandawa Lima menjadi salah satu tujuan favorit masyarakat. Hal ini terlihat dari meningkatnya jumlah pengunjung yang datang setiap harinya.