BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Bangunan Losmen Amandit atau Hotel Sinar Amandit di Jalan Ujung Murung No 4, Banjarmasin, yang sebelumnya dilaporkan runtuh pada Selasa (24/3/2026) malam, ternyata turut berdampak ke permukiman warga sekitar.
Ketua RT 09 Kelurahan Kertak Baru Ulu, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Nurdin, mengungkapkan sedikitnya empat rumah warga terdampak akibat runtuhan bangunan tersebut, termasuk rumah miliknya.
“Lagi makan di luar tadi, terus dapat kabar. Pas dicek ternyata rumah saya juga kena runtuhan. Total ada empat rumah yang terdampak,” ujarnya.
Menurut Nurdin, tanda-tanda kerusakan bangunan sebenarnya sudah terlihat sejak sepekan terakhir.
Baca juga: BREAKING NEWS: Bangunan Pasar Ujung Murung Banjarmasin Runtuh, Tidak Ada Korban Jiwa
Ia bahkan mengaku sudah tidak lagi menempati rumahnya karena khawatir.
“Seminggu lalu sudah ada bunyi kayu ‘kletekan’. Jadi saya sudah tidak tidur di sini lagi, mengungsi ke rumah di Sungai Jingah,” katanya.
Ia juga menyebut kondisi bangunan losmen tersebut memang sudah lama terbengkalai. Sekitar enam bulan terakhir, bangunan tidak terawat setelah pemiliknya meninggal dunia.
“Sudah sekitar enam bulan tidak dirawat, karena pemiliknya sudah meninggal,” tambahnya.
Lebih jauh, Nurdin mengungkapkan rencana pembongkaran bangunan tersebut sebenarnya sudah lama dibahas. Bahkan, sejak 2012 pemerintah disebut telah berencana melakukan penataan ulang kawasan tersebut.
“Sejak 2012 dijanjikan mau dibongkar oleh pemerintah, sudah beberapa kali rapat. Terakhir pembahasan di Pasar Sudimampir tahun 2025, tapi sampai sekarang belum terealisasi,” ungkapnya.
Baca juga: Pemko Banjarmasin Berencana Revitalisasi Pasar Ujung Murung, Pedagang Bakal Direlokasi Sementara
Ia berharap kejadian ini menjadi perhatian serius agar penataan kawasan Pasar Ujung Murung segera dilakukan.
“Harapannya bisa segera direvitalisasi. Ini kan bangunan lama, kondisinya juga sudah paling memprihatinkan dibanding pasar lain,” pungkasnya.
Diketahui sebelumnya, bagian lantai dua bangunan losmen tersebut mengalami ambruk. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meski kerugian material masih dalam pendataan. (Banjarmasinpost.co.id/rifki soelaiman)