TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Ketua Umum DPD Barisan Merah Putih (BMP) Papua Barat, Samuel Mandowen, mengecam keras aksi penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Sori Distrik Aifat Selatan Kabupaten Maybrat Papua Barat Daya.
Dalam serangan pada Minggu (22/3/2206), dua prajurit TNI Angkatan Laut dilaporkan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya dalam kondisi kritis.
Mandowen menegaskan, bahwa tindakan tersebut merupakan bentuk kekerasan yang tidak dapat dibenarkan karena mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Papua Barat Daya.
Ia mendesak aparat keamanan untuk segera mengambil langkah tegas, profesional, dan terukur terhadap para pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku.
“Kami meminta aparat bertindak cepat agar situasi tetap terkendali,” ujar Samuel kepada media di Manokwari, Selasa (24/3/2026).
Baca juga: KKB Berkeliaran di Kota Nabire, Membawa Senjata hingga Lakukan Aksi Penembakan
Kesempatan ini, Mandowen juga mengimbau para tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat agar berperan aktif menjaga kondisi tetap kondusif.
"Kami mengajak para pemimpin di daerah memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi, serta terus mengedepankan nilai persatuan, kedamaian, dan kebersamaan," ujarnya.
Dengan adanya sinergi antara aparat keamanan dan seluruh elemen masyarakat, BMP berharap situasi keamanan di Papua Barat Daya tetap terjaga sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan tenteram.