Rapor Menyedihkan Para Penyerang Timnas Indonesia, Minim Gol dan Assist
Sasongko Dwi Saputro March 25, 2026 12:33 AM

MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM
Ole Romeny jadi andalan Timnas Indonesia untuk membukukan gol, tetapi torehannya dan para penyerang lainnya masih menyedihkan

BOLASPORT.COM - Lini depan Timnas Indonesia punya rekor mengkhawatirkan jelang tampil di FIFA series 2026 pada pekan depan.

Timnas Indonesia akan tampil pada 27 dan 30 Maret 2026 dalam ajang FIFA Series mendatang di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

John Herdman memanggil enam pemain depan dalam skuad akhir perdananya sebagai pelatih Timnas Indonesia.

Keenamnya adalah Beckham Putra (Persib) Mauro Ziljstra (Persija), Yakob Sayuri (Malut United) di Super League, serta Ole Romeny (Oxford United), Ragnar Oratmangoen (FCV Dender), dan Ramadhan Sananta (DPMM FC).

Namun, performa keenamnya di level klub jadi sorotan besar.

Pasalnya, keenamnya masih minim gol dan assist.

Mulai dari Ragnar Oratmangoen, pemain berdarah Maluku itu sudah lama sekali tidak bermain selama 90 menit waktu pertandingan.

Kali terakhir Ragnar berada di lapangan hingga peluit akhir dibunyikan saat masih mengenakan seragam Fortuna Sittard di Piala Belanda pada 8 Februari 2024.

Setelah itu, Ragnar menjalani peminjaman ke Groningen hingga diboyong klub asal Belgia, FCV Dender SH.

Ragnar jarang mendapatkan menit bermain, dan ia lebih kerap menepi karena cedera. Terakhir pada November 2025 hingga Februari 2026, Ragnar menjalani pemulihan cedera pada lutut.

Ia baru kembali masuk line-up saat Dender menghadapi Sint-Truiden pada 21 Februari 2026. Ragnar hanya menjadi penghias di bangku cadangan.

Setelah itu, empat laga dilakoni FCV Dender, Ragnar hanya bermain dalam 3 pertandingan sebagai pemain pengganti.

Laga terakhirnya pada 23 Maret melawan KAA Gent yang berakhir dengan skor 3-1 untuk kekalahan Dender, Ragnar tampil selama 10 menit.

Pemain berusia 28 tahun tersebut musim ini baru mencatatkan 13 penampilan dengan koleksi satu gol di Liga Belgia (12 laga) dan Croky Cup. Karena faktor cedera dan persaingan, Ragnar hanya mendapatkan total 310 menit di lapangan.

Jumlah tersebut masih cukup jauh dengan musim sebelumnya yang mencatatkan 20 penampilan di Liga Belanda dengan jumlah 1.012 menit.

Tidak hanya Ragnar, Ole Romeny pun demikian.

Musim pertamanya dengan Oxford United harus dijalani dengan masa pemulihan cedera fraktur kaki. Selama 100 hari lebih penyerang berusia 25 tahun tersebut menepi dari lapangan dan kembali pada November 2025.

Sejak saat itu, Ole harus bersaing ketat dengan para pesaingnya agar mendapatkan menit bermain. Tak banyak peluang yang dia dapatkan sealin menjadi pemain pengganti, dan tak jarang hanya menjadi penghias di bangku cadangan.

Ole di musim 2025/2026 baru memainkan 14 pertandingan, dan hanya dua kali tampil sebagai starter.

Empat laga Oxford United di bulan Maret 2026, Ole tidak pernah masuk dalam line-up tim ketika bertanding di Championship, kasta kedua kompetisi Liga Inggris.

Ia terakhir kali memainkan pertandingan pada 26 Februari dengan durasi 24 menit melawan Stoke City yang berakhir kekalahan 2-1.

Kemudian ada Ramadhan Sananta. Mantan pemain Persis Solo itu dalam dua laga terakhir DPMM FC hanya dimainkan sebagai pemain pengganti. Termasuk saat menerima kekalahan 3-0 atas JDT di Liga Malaysia pada 15 Maret.

Ramadhan Sananta hanya bermain selama 39 menit di laga tersebut.

Produktivitas pemain berusia 23 tahun itu pun belum signifikan jika dibandingkan musim sebelumnya yang mencetak 5 gol dan 2 assist dalam 30 pertandingan Liga Malaysia.

Di musim ini, Sananta baru menghasilkan 2 gol dan satu assist dalam 18 pertandingan Liga Malaysia.

Dari sejumlah penyerang yang dimiliki John Herdman, Yakob Sayuri menjadi pemain yang paling banyak mencetak gol.

Ia mengoleksi 6 gol dan 3 assist dalam 19 pertandingan di Super League.

Sementara Beckham Putra yang cukup dipercaya Bojan Hodak dalam skuad Persib hingga mengemban jabatan kapten telah dimainkan sebanyak 23 pertandingan dan menghasilkan 2 gol serta 3 assist.

Sedangkan Mauro Zijlstra masih menjalani masa adaptasi karena baru bergabung dengan Persija pada pertengahan musim 2025/2026. Ia masih minim menit bermain dan belum mencetak gol.

Hal ini akan menjadi pekerjaan rumah yang cukup berat bagi John Herdman. Masalah Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir adalah kesulitan mencetak gol.

 

Rapor Lini Depan Timnas Indonesia

Beckham Putra - 31 pertandingan, 2 gol dan 4 assist

Mauro Zijlstra - 2 penampilan, 0 gol

Ole Romeny - 16 penampilan, 0 gol

Ragnar Oratmangoen - 13 penampilan, 1 gol

Ramadhan Sananta - 24 penampilan, 4 gol dan 2 assist

Yakob Sayuri - 19 penampilan, 6 gol dan 3 assist

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.