TRIBUNWOW.COM - Berikut rapor penyerang Timnas Indonesia jelang berglulirnya FIFA Series 2026.
Dilansir TribunWow.com, Timnas Indonesia saat ini memiliki empat penyerang setelah sang pelatih, John Herdman mengerucutkan skuadnya untuk FIFA Series 2026.
Empat pemain tersebut di antaranya ialah Ragnar Oratmangoen, Ramadhan Sananta, Ole Romeny, dan Mauro Zijlstra.
Dari keempat pemain tersebut, Mauro Zijlstra adalah penyerang dengan menit bermain yang paling minim.
Lantas, seperti apa rapor keempat penyerang Timnas Indonesia tersebut di level klub pada musim 2025/2026?
Baca juga: Kapten Timnas Indonesia Puji Setinggi Langit John Herdman Jelang FIFA Series: Saya Sangat Optimis
Ragnar Oratmangoen mengawali musim 2025/2026 dengan nasib sial.
Ia beberapa kali absen membela klubnya, FCV Dender karena cedera dan sakit.
Namun, kini, penyerang berusia 28 tahun tersebut berangsur membaik dan sudah mendapatkan kepercayaan dari FCV Dender.
Ragnar Oratmangoen sudah mengemas 13 pertandingan atau 310 menit bermain bagi FCV Dender di semua kompeisi pada musim 2025/2026.
Dari 13 pertandingan tersebut, ia mengemas satu gol.
Satu gol tersebut ia ciptakan saat timnya berhadapan dengan Royal Antwerp dalam match day ke-15 Jupiler Pro League 2025/2026, 23 November 2025.
Ia mencetak satu gol dan membawa FCV Dender menang 2-1 atas Royal Antwerp.
Statistik Ragnar Oratmangoen di Musim 2025/2026:
Baca juga: Timnas Indonesia Vs Saint Kitts & Nevis: Hitungan Poin, Prediksi Susunan Pemain & Head to head Lini
Sama seperti Ragnar Oratmangoen, Ole Romeny mengawali musim 2025/2026 dengan nasib sial.
Ole Romeny absen selama 13 laga beruntun karena mengalami cedera.
Mirisnya, cedera tersebut didapat Ole Romeny saat ia bersama timnya, Oxford United mengikuti turnamen pramusim 2025/2026 di Indonesia, Piala Presiden.
Ajang pramusim yang seharusnya menjadi pemasan justru menjadi petaka bagi penyerang berusia 25 tahun tersebut.
Namun, kini, Ole Romeny sudah pulih dari cedera tersebut.
Hanya saja, ia sempat menghilang dari skuad Oxford United sebanyak empat laga beruntun sebelum membela Timnas Indonesia.
Ole Romeny mengemas 14 laga atau 420 menit bermain bagi Oxford United di semua kompetisi pada musim 2025/2026 dengan hanya membukukan satu assist.
Statistik Ole Romeny di Musim 2025/2026:
Torehan Ramadhan Sananta masih lebih baik ketimbang Ole Romeny dan Ragnar Oratmangoen.
Ramadhan Sananta mencatatkan banyak menit bermain bagi timnya, DPMM FC.
Ia sudah mengemas 24 pertandingan atau 1.716 menit bermain bagi DPMM FC di semua kompetisi pada musim 2025/2026.
Dari 24 pertandingan tersebut, Ramadhan Sananta mengemas empat gol dan dua assist.
Statistik Ramadhan Sananta di Musim 2025/2026:
Mauro Zijlstra menjadi penyrang yang menit bermainnya paling minim ketimbang ketiga rekannya di musim 2025/2026.
Mauro Zijlstra membela dua klub di musim 2025/2026.
Ia membela FC Volendam U-21 di putaran pertama musim 2025/2026.
Mauro Zijlstra membukukan tiga lata atau 270 menit bermain dengan koleksi tiga gol bagi FC Volendam U-21 di kompetisi U21 Division 2 Fall.
Pada musim kedua, Mauro Zijlstra pindah ke Persija Jakarta menyusul minimnya menit bermain yang ia bukukan bagi FC Volendam.
Ia digaet Persija Jakarta di putaran kedua musim 2025/2026 dengan skema transfer.
Sayang, Mauro Zijlstra tak banyak mencatatkan menit bermain di Persija Jakarta.
Mauro Zijlstra mengemas dua laga atau 21 menit bermain bagi Persija Jakarta di musim 2025/2026.
Statistiknya tersebut membuat Mauro Zijlstra panen sorotan jelang FIFA Series 2026.
Statistik Mauro Zijlstra di Musim 2025/2026:
Super League (Persija Jakarta): 2 laga/21 menit bermain
Eredivisie (FC Volendam): -
U-21 Division 2 Fall (FC Volendam U21): 3 laga/270 menit bermain (3 gol).
(TribunWow.com/Yonatan Krisna Halman Tri Santosa)