Dilaporkan Orangtua, Pria Diduga Depresi Dievakuasi Polisi ke RSJ Kurungan Nyawa
taryono March 25, 2026 09:19 AM

Tribunlampung.co.id, Tanggamus – Seorang pria berinisial FR yang diduga mengalami depresi dievakuasi oleh personel Polsek Wonosobo, Polres Tanggamus, ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kurungan Nyawa di Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran.

Evakuasi dilakukan setelah pihak kepolisian menerima laporan dari orang tua FR. Ia dilaporkan meresahkan dan dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan anggota keluarga.

Proses evakuasi berlangsung pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 21.00 WIB di Pekon Padang Ratu, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus.

Meski sempat dalam kondisi tidak stabil, proses evakuasi berjalan dengan aman dan kondusif hingga FR berhasil dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Tindakan tersebut diambil setelah Polsek Wonosobo menerima laporan dari orang tua FR yang merasa khawatir dengan kondisi anaknya. 

Pasalnya, FR kerap mengamuk dan menunjukkan perilaku yang dinilai membahayakan keselamatan jiwa anggota keluarga di rumah.

Kapolsek Wonosobo, Iptu Tjasudin mengatakan, berdasarkan keterangan keluarga, kondisi FR sempat tidak terkendali dan menimbulkan ketakutan akan potensi adanya korban jiwa. 

Bahkan, pihak keluarga meminta bantuan kepolisian agar segera membawa yang bersangkutan ke rumah sakit jiwa. 

Menindaklanjuti permintaan tersebut, FR akhirnya dievakuasi ke RSJ Kurungan Nyawa di Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, menggunakan kendaraan patroli Polsek Wonosobo, didampingi keluarga serta tiga personel kepolisian.

Tjasudin mengatakan, setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga, polisi mengambil langkah pengamanan terhadap Ferdinan guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

“FR dievakuasi menggunakan kendaraan dinas patroli dan dikawal menuju rumah sakit jiwa di wilayah Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, dengan didampingi keluarga,” kata Tjasudin, Selasa (24/3/2026).

Tjasudin menambahkan, dalam penanganan tersebut, Polsek Wonosobo menerjunkan tiga personel, yakni Aipda R.A. Sinaga, Bripka Ariansah, dan Brigpol Arijal. 

Proses evakuasi berlangsung kondusif meski sebelumnya yang bersangkutan sempat dalam kondisi tidak stabil.

“Semoga dengan langkah cepat ini, keluarga tidak lagi khawatir serta mencegah terjadi korban jiwa,” tandasnya. 

( Tribunlampung.co.id / Oky Indrajaya )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.