Pemudik Emosi! Buka Paksa Jalur One Way di Cipanas Garut usai Menunggu Berjam-jam
Fransisca Ellen Kumala Sari March 25, 2026 09:42 AM

— Kemacetan panjang yang berujung pada aksi spontan para pengendara terjadi di kawasan Cipanas, Tarogong, Kabupaten Garut, pada Minggu (23/3/2026) sore.

Sejumlah pengendara yang terjebak dalam antrean panjang meluapkan kekesalan mereka setelah menunggu pembukaan jalur selama berjam-jam tanpa adanya kepastian. Situasi di lapangan sempat memanas ketika para pengendara yang datang dari arah berlawanan memutuskan untuk membuka sendiri blokade sistem satu arah (one way) yang sebelumnya diberlakukan oleh aparat kepolisian.

Para pemudik menilai penutupan jalur tersebut berlangsung terlalu lama, bahkan dilaporkan telah melebihi durasi dua jam tanpa adanya informasi yang jelas mengenai kapan arus lalu lintas akan kembali dibuka secara normal. Ketidakjelasan informasi ini memicu emosi massa yang sudah kelelahan di dalam kendaraan.

Kondisi di kawasan wisata tersebut diperparah oleh kebijakan lalu lintas yang justru terus membuka arus dari arah Garut menuju Bandung secara masif. Akibatnya, kendaraan dari arah sebaliknya semakin menumpuk, memicu antrean panjang yang sama sekali tidak bergerak dan meningkatkan ketegangan psikologis di lapangan.

Beberapa pengendara terlihat turun dari kendaraan mereka dan berupaya membongkar pembatas jalan darurat yang dipasang oleh petugas di titik penyekatan. Peristiwa nekat ini mencerminkan tingginya tekanan di jalur wisata serta arus balik yang melintasi kawasan selatan Jawa Barat, terutama di titik-titik yang menjadi simpul pertemuan arus kendaraan besar.

Aparat kepolisian yang berada di lokasi berupaya memberikan pengertian kepada warga agar tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan lain. Namun, banyaknya volume kendaraan membuat proses normalisasi arus lalu lintas di kawasan Cipanas memerlukan waktu yang cukup lama.

Pihak berwenang mengimbau para pemudik untuk tetap bersabar dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran bersama. Evaluasi terhadap durasi pemberlakuan sistem satu arah di titik-titik rawan macet seperti Tarogong dipastikan akan terus dilakukan guna menghindari kejadian serupa terulang kembali.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.