TRIBUNMATARAMAN.COM, MADURA - Madura United gagal mendatangkan bekas pelatih Arema FC, Joel Cornelli.
Kabar ini disampaikan langsung Annisa Zhafarina, Dirut PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), perusahaan yang menaungi Madura United (MU)
Padahal, Madura United sudah di depan mata bisa mendapatkan jasa pelatih asal Brasil itu untuk menggantikan Carlos Parreira.
Termasuk sudah mengantongi visa untuk Joel Cornelli.
"Seluruh proses administrasi sebenarnya telah kami selesaikan, termasuk penerbitan visa pada 18 Maret. Artinya, secara kesiapan, yang bersangkutan sudah sangat siap untuk bergabung bersama tim," terang Annisa Zhafarina.
Sayang, semua rencana itu buyar ketika detik-detik terakhir pihak Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mengeluarkan surat terkait agenda turnamen tim wanita.
Dalam kondisi tersebut, Joel Cornelli tidak mendapatkan izin untuk meninggalkan tim yang saat ini ia tangani.
"Sebelumnya ia sudah mengajukan cuti untuk membantu Madura United menyelesaikan sembilan laga sisa. Sempat diizinkan, tapi pada akhirnya cuti tersebut ditolak oleh FAM," ucap Annisa.
Upaya mendatangkan pelatih lain dari Eropa dan Amerika Selatan juga masih terkendala.
"Khususnya dalam hal akomodasi penerbangan yang terdampak situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah," tambahnya.
Baca juga: Jadwal Siaran Liga Inggris Sabtu-Minggu Live SCTV Chelsea vs Man City, Arsenal, Man United vs Leeds
Madura United juga masih kesulitan mencari opsi pelatih dari Asia.
"Manajemen masih belum menemukan sosok yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan tim saat ini," pungkas Annisa.
Situasi ini besar kemungkinan, sementara waktu Madura United dinahkodai pelatih karteker Rakhmat Basuki, asisten pelatih Madura United.
Madura United memang membidik pelatih yang paham atmosfer sepak bola Indonesia.
Harapannya, tidak butuh waktu lama untuk adaptasi, karena kompetisi hanya menyisakan sembilan pertandingan, dimana pekan terakhir tersaji di akhir Mei 2026 mendatang.
(Khairul Amin/TribunMataraman.com)
Editor : Sri Wahyunik