TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Sampah kembali menumpuk di Kompleks Pasar Sentral Pekkabata di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), setelah libur Lebaran Idulfitri 1447, Rabu (25/3/2026).
Pantauan wartawan Tribun-Sulbar.com, sampah ini menumpuk di sudut kompleks pasar di Jalan Tamajarra, Kelurahan Pekkabata.
Tampak sampah tersebut dibungkus karung dan plastik, lalu disusun hingga menyerupai gunung.
Baca juga: Sat Lantas Polres Pasangkayu Tegur Pemudik Tanpa Spion di SPBU Bulu Cindolo, Ingatkan Keselamatan
Baca juga: Ditangkap saat Kabur ke Majene, Polisi Lumpuhkan Pelaku Begal dan Rudapaksa Kurir di Mamuju Tengah
Tumpukan sampah juga sudah mengeluarkan bau busuk tak sedap, serta ceceran air.
Meski cukup mengganggu, warga pasar tampak tetap beraktivitas seperti biasanya, tanpa terganggu dengan aroma busuk.
Pedagang, Adrian, menyebut tumpukan sampah ini terjadi sejak libur Lebaran, yang awalnya hanya sedikit.
"Awalnya hanya beberapa tumpukan, tiba-tiba sudah banyak lagi, karena belum diangkut petugas," kata Adrian kepada wartawan.
Ia menyampaikan sampah ini berasal dari aktivitas pasar, sisa-sisa sayuran, hingga limbah rumah tangga.
Selama ini warga pasar menumpuk sampahnya di sudut pinggir jalan agar mudah diangkut.
Namun, selama beberapa hari terakhir di masa libur Lebaran, petugas kebersihan, kata Adrian, belum datang mengangkut sampah.
"Kita juga tidak tahu kendala petugas, mungkin masih libur atau bagaimana karena belum diangkut," ungkapnya.
Ia menambahkan volume sampah memang meningkat saat libur Lebaran, serta tidak adanya pengangkutan.
Adrian mengaku telah melaporkan tumpukan sampah ini ke petugas pasar agar laporan itu diteruskan ke petugas kebersihan.
Sementara itu, pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Polman belum menjawab saat coba dihubungi wartawan Tribun-Sulbar.com.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli