Latar Belakang Yusuf Rio, Bupati Situbondo Video Call LC hingga Janjikan Pekerjaan, Dulu Ketua BEM
Febriana Nur Insani March 25, 2026 11:38 AM

TRIBUNTRENDS.COM - Beberapa waktu terakhir sorotan terhadap kepala daerah memang cukup kencang.

Baik dari segi kebijakan maupun kontroversi yang dilakukan.

Tak sedikit pula kepala daerah yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Di tengah banyaknya kabar miring mengenai kepala daerah di Indonesia, sosok Yusuf Rio Wahyu Prayogo muncul mencuri perhatian publik.

Ia merupakan Bupati Situbondo Provinsi Jawa Timur.

Pria yang akrab disapa Rio itu menjadi perbincangan setelah melakukan video call dengan seorang pemandu lagu atau ladies companion (LC).

Rio kemudian membujuk wanita tersebut untuk berhenti menjadi LC.

Tak sekadar menyuruh, ia juga menjanjikan pekerjaan bagi wanita itu.

Sikap mengayomi semua kalangan yang ditunjukkan Rio mendapat pujian dari netizen.

Tak sedikit yang menyoroti latar belakangnya sebelum menjadi bupati. Seperti apa?

Baca juga: Ancaman Bupati Cilacap ke Pejabat Jika Tak Setor THR, Kapolres hingga Jaksa Masuk ke Daftar Penerima

SOSOK BUPATI SITUBONDO - Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo menuai sorotan buntut aksi video call dengan LC. Ia dinilai mampu mengayomi semua kalangan masyarakat. (Instagram @masrio.bupatiku)

Bupati Video Call LC

Bupati Situbondo, Jawa Timur, Yusuf Rio Wahyu Prayogo sedang menjadi bahan perbincangan.

Ia viral karena melakukan video call bersama wanita pemandu lagu alias Ladies Companion (LC) yang dibagikan di akun TikTok @masrio.bupatiku1.

Pada awalnya wanita LC itu mengeluh tempat kerjanya ditutup selama puasa Ramadan.

"Pak Rio kapan kafe Situbondo dibuka? Dikarenakan LC, janda-jada gak kerja sama sekali pak," katanya, dikutip Senin (23/3/2026).

"Kamu orang mana?," tanya Bupati Rio.

"Perwakilan LC saya Pak Panjikidul," jawab wanita tersebut.

Bupati Rio dalam kesempatannya memberikan saran agar mencari pekerjaan lain.

Tidak sampai di situ, ia berjanji akan mencarikan pekerjaan yang lebih baik.

Diketahui lewat video call itu, wanita itu memiliki 50 teman berprofesi sama yakni LC.

"Udah berhenti aja jadi LC ya. Cari kerjaan lain aja ya. Saya carikan kerja. Pokoknya kamu janji berhenti ya," pinta Bupati Rio.

Mendapatkan tawaran, wanita LC ini terlihat senang.

"Siap (berhenti)," katanya.

Aksi Bupati Rio ini mendapatkan pujian dari warganet.

Ia dianggap merangkul semua elemen masyarakat tanpa membeda-bedakan latarbelakangnya.

"Beber" peminpin yg di harapkan rakyat, Dari semua golongan tetap di rangkul sehat selalu pak bupati bersyukurlah jd warga situbondo," tulis akun @imammuslim.

"Ini baru bener ga menghakimi tapi mencarikan solusi buat mereka supaya dapat kerjaan yang lebih baik," timpal @HEFNI.

Sedangkan hingga Senin, video di atas sudah ditonton lebih dari 1,4 juta kali.

Baca juga: Bupati Fadia Bantah Terjaring OTT KPK, Ceritakan Momen Didatangi Penyidik Saat Tengah Malam

Profil Yusuf Rio Wahyu Prayogo

Dirangkum dari web.situbondokab.go.id, pria bernama lengkap Yusuf Rio Wahyu Prayogo, S.Sos., M.SM., lahir di Situbondo pada 30 Maret 1984. 

Ia merupakan sosok pemimpin daerah yang tumbuh dan besar dari lingkungan sederhana di tanah kelahirannya. 

Dengan latar belakang sebagai laki-laki yang memeluk agama Islam, perjalanan hidupnya menunjukkan konsistensi dalam menempuh pendidikan, berorganisasi, hingga berkiprah di dunia profesional.

Pendidikan dasarnya dimulai di SDN 2 Dawuhan Situbondo, kemudian dilanjutkan ke SMPN 1 Situbondo dan SMAN 1 Situbondo. 

Sejak masa sekolah, ia dikenal aktif dan memiliki ketertarikan pada kepemimpinan. 

Hal tersebut semakin terlihat ketika ia melanjutkan studi di Universitas Jember, tempat ia meraih gelar sarjana. 

Lingkungan kampus menjadi titik penting dalam membentuk karakter dan pola pikirnya.

Selama kuliah, Yusuf Rio tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga aktif dalam organisasi kemahasiswaan. 

Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum Badan Eksekutif Mahasiswa FISIP Universitas Jember pada periode 2007–2008, kemudian dipercaya memimpin Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Jember pada 2008–2009. 

Pengalaman ini menjadi bekal berharga dalam mengasah kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan pengambilan keputusan.

Setelah menyelesaikan pendidikan, ia menapaki dunia profesional dengan berbagai peran strategis. 

Ia pernah menjabat sebagai CEO Politika Research & Consulting, serta Direktur di PT. Sumber Arthayasa Bersama. 

Selain itu, jiwa kewirausahaannya juga terlihat melalui kepemilikan beberapa usaha, seperti My Way Coffee dan DKN Company. 

Pengalaman di dunia bisnis ini memberinya pemahaman yang luas tentang manajemen, ekonomi, dan dinamika masyarakat.

Di bidang organisasi, keterlibatannya terus berlanjut. 

Ia menjadi pengurus Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama Jakarta Selatan sejak tahun 2021 hingga sekarang, serta tercatat sebagai Dewan Pendiri Yayasan Mara Marda Institute sejak tahun 2020.

Di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Rio maju menggandeng Ulfiyah.

Pasangan calon urut nomor 1 itu melawan petahana Karna Suswandi-Nyai Khoirani.

Dikutip dari data KPU berikut perolehan suara sah:

  • Yusuf Rio Wahyu Prayogo-Ulfiyah meraih suara terbanyak dengan 202.479 suara.
  • Karna Suswandi-Nyai Khoirani dengan 188.782 suara.

Baca juga: Harta Kekayaan Muhammad Fikri Thobari, Bupati Rejang Lebong Kena OTT KPK, Tembus Rp19.5 Miliar!

Harta Kekayaan

Rio memiliki harta kekayaan mencapai Rp.3.035.000.000.

Jumlah tersebut ia laporkan ke Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 13 Agustus 2024.

Berikut rincian lengkapnya:

Tanah Dan Bangunan Rp. 3.470.000.000
1. Tanah Dan Bangunan Seluas 135 M2/50 M2 Di Kab / Kota Jember, Hasil Sendiri Rp. 520.000.000
2. Tanah Seluas 90 M2 Di Kab / Kota Jember, Hasil Sendiri Rp. 400.000.000
3. Tanah Dan Bangunan Seluas 197 M2/70 M2 Di Kab / Kota Jember, Hasil Sendiri Rp. 550.000.000
4. Tanah Dan Bangunan Seluas 128 M2/200 M2 Di Kab / Kota Bogor, Hasil Sendiri Rp. 2.000.000.000

Alat Transportasi Dan Mesin Rp. 420.000.000
1. Mobil, Toyota Zenix Tahun 2023, Hasil Sendiri Rp. 400.000.000
2. Motor, Yamaha Filano Tahun 2023, Hasil Sendiri Rp. 20.000.000

C. Harta Bergerak Lainnya Rp. 31.000.000

D. Surat Berharga Rp. 650.000.000

E. Kas Dan Setara Kas Rp. 150.000.000

F. Harta Lainnya Rp. ----

Sub Total Rp. 4.721.000.000

Iii. Utang Rp. 1.686.000.000

Iv. Total Harta Kekayaan (Ii-Iii) Rp. 3.035.000.000

(TribunTrends.com)(Tribunnews.com/Endra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.