TRIBUNNEWS.COM - Tak lama lagi John Herdman akan memulai debutnya sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Debut John Herdman itu akan terjadi di FIFA Series 2026 saat Timnas Indonesia berhadapan dengan Saint Kitts and Nevis pada 27 Maret 2026 pukul 20.00 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Banyak hal yang dinanti dari pelatih asal Inggris itu saat mengawali langkahnya bersama Timnas Indonesia.
Salah satu yang perlu dijawab Herdman adalah soal pilihan taktik yang akan ia terapkan bersama Garuda.
Ia bisa dibilang pelatih yang fleksibel soal komposisi taktik.
Baca juga: Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: John Herdman Incar Debut Bersejarah
Maksudnya, ia tak memaksakan satu skema saja kepada anak asuhnya saat bermain di atas lapangan.
Hal itu nampak dari data sang pelatih yang tertera di Transfermarkt.
Saat mengawali karier bersama timnas Kanada putra, Herdman masih menggunakan formasi 4 pemain belakang.
Formulasi empat pemain belakang itu akan diikuti dengan skema yang lebih fleksibel.
Maksudnya bisa saja ia menerapkan formasi 4-3-3, 4-2-3-1, atau bahkan 4-4-2 defensif dengan menggunkan double pivot.
Skema empat bek Herdman ini berlangsung dari tahun 2018 hingga pertengahan 2021.
Setelah itu, ia menyesuaikan taktik dengan komposisi skuad yang dimiliki di timnas Kanada.
Herdman mengubah taktiknya dengan menggunakan 3 pemain belakang.
Formasi 3-4-3 dan 3-4-2-1 menjadi pilihan paling disukai pria berumur 50 tahun ini.
Taktik itu selalu ia gunakan bahkan saat dirinya sudah tak lagi menangangi Kanada.
Saat bersama tim Toronto FC, ia selalu memasang taktik 3-4-2-1.
Kecenderungan tersebut barangkali akan berpindah ke Timnas Indonesia.
Ada kemungkinan cukup besar Herdman akan langsung menggunakan skema tiga bek tersebut.
Apalagi Garuda juga tak asing dengan taktik tersebut.
Para pemain pernah menjalani periode tersebut bersama pelatih Shin Tae-yong (STY).
Berbeda dari Herdman, STY cukup adaptif dengan formasi awalnya.
Pelatih asal Korea Selatan itu pernah memakai skema 5, 4, dan 3 pemain belakang saat bersama Timnas Indonesia.
Menurut data Transfermarkt, skema tiga bek pernah digunakan STY aat menghadapi Jordania, Kuwait, dan Nepal pada medio 2022/2023 silam.
Beranjak ke waktu lebih terkini, ia semakin sering menggunakan pilihan tersebut.
Apalagi komposisi pemain belakang timnas memang mentereng.
Nama-nama seperti Jay Idzes, Kevin Diks, Jordi Amat, Justin Hubner, hingga Rizky Ridho berlomba mengawal sektor belakang Garuda.
STY cukup sering memasang trio Idzes, Diks, dan Ridho di akhir-akhir masa jabatannya.
Dengan pengalaman tersebut, bukan tak mungkin ketiganya akan kembali mengawal lini belakang Indonesia di bawah John Herdman.
Ada tambahan pula dari Elkan Baggott yang bisa mempertebal pilihan di sektor bek tengah mereka nantinya.
(Tribunnews.com/Guruh)