Berkah Mudik Lebaran, Pedagang Asongan di Jalur Trans-Sumatera Raup Untung Berlipat
taryono March 25, 2026 04:19 PM

Tribunlampung.co.id, Lampung Tengah – Momen mudik Lebaran membawa berkah tersendiri bagi para pedagang kecil di lintasan Trans-Sumatera.

Hal ini dirasakan Mansur, pedagang asongan yang telah enam tahun menggantungkan hidup dari berjualan makanan di dalam bus antarkota di wilayah Lampung Tengah.

Ditemui di area pemberhentian bus kawasan Masjid Istiqlal Terbanggi Besar, Mansur mengungkapkan aktivitas perdagangan menjelang Idul Fitri meningkat drastis dibanding hari biasa. 

Lonjakan penumpang bus yang melakukan perjalanan mudik menjadi faktor utama meningkatnya pendapatan para pedagang.

“Saat Lebaran ini Alhamdulillah dagangan sangat ramai. Jauh bedanya dibanding hari biasa, bisa sampai tiga kali lipat peningkatannya,” ujar Mansur, Rabu (25/3/2026).

Ia menjelaskan, pada hari biasa pendapatannya berkisar Rp200 ribu hingga Rp300 ribu per hari. 

Namun saat musim mudik Lebaran, omzetnya bisa mencapai Rp700 ribu hingga Rp800 ribu per hari.

Beragam dagangan ditawarkan Mansur, mulai dari siomay, tahu, kacang goreng, hingga telur puyuh dan aneka minuman dingin. 

Dari semua itu, siomay menjadi produk yang paling diminati penumpang bus yang ingin mengganjal lapar di tengah perjalanan.

Meski terdapat sekitar 25 pedagang asongan di trayek Terbanggi hingga Poncowati, Mansur mengaku tidak pernah terjadi konflik atau persaingan tidak sehat.

“Kami di sini sudah ada aturan. Kalau mau naik ke bus itu bergiliran, jadi tidak berebut. Kami saling menghargai,” jelas pria asal Gunung Agung tersebut.

Setiap hari, Mansur mulai berjualan sejak pukul 08.00 WIB dan biasanya pulang sekitar pukul 16.00 hingga 17.00 WIB setelah dagangannya habis. 

Sebagian barang dagangannya, seperti telur puyuh dan kacang, ia olah sendiri di rumah untuk menambah keuntungan.

Meski sedang “panen” rezeki, Mansur tetap meluangkan waktu untuk keluarga saat Lebaran. 

Ia memilih libur pada malam takbiran dan hari pertama Lebaran, lalu kembali berjualan pada H+2 saat arus balik mulai meningkat.

(Tribunlampung.co.id / Fajar Ihwani Sidiq)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.