TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Wana Wisata Hutan (WWH) Baturraden kini menjelma sebagai primadona destinasi wisata yang paling diincar oleh masyarakat pada masa libur Lebaran 2026.
Sepanjang empat hari berturut-turut, grafik jumlah pelancong terus merangkak naik secara signifikan, bahkan sempat menyentuh rekor tertinggi di angka 2.795 wisatawan dalam waktu sehari saja.
Merujuk pada catatan resmi milik PT Palawi Risorsis, lonjakan antusiasme pengunjung ini sudah terpantau sedari hari Sabtu (21/3/2026) dan terus membludak hingga Selasa (24/3/2026).
Baca juga: Plesir ke Lokawisata Baturraden tak Cuma Cari Hiburan, tapi Juga Merawat Kenangan
Di antara berbagai spot liburan yang dikelola oleh pihak perusahaan, WWH menempati urutan teratas sebagai lokasi dengan volume kedatangan paling padat bila dikomparasikan dengan wahana lain semacam Telaga Sunyi, Pancuran 3, maupun Pancuran 7.
Mengawali libur panjang pada 21 Maret 2026, total turis yang datang baru menyentuh angka 480 jiwa.
Dari jumlah tersebut, WWH menjadi magnet utama dengan kedatangan 309 orang, lalu diikuti Telaga Sunyi dengan 144 orang, Pancuran 3 sebanyak 24 pelancong, dan terakhir Pancuran 7 yang hanya dihadiri 3 orang.
Memasuki 22 Maret 2026, tren pelancong melesat tajam menjadi 1.851 orang secara keseluruhan.
Lagi-lagi WWH memimpin dengan sumbangsih 1.178 pelancong. Sementara itu, Telaga Sunyi berhasil menarik 447 turis, disusul Pancuran 3 dengan 176 orang, dan Pancuran 7 mencapai 50 orang.
Titik kepadatan tertinggi akhirnya pecah pada tanggal 23 Maret 2026.
Secara total, ada 2.795 wisatawan yang memadati area wisata alam andalan Banyumas ini.
WWH sukses membukukan 1.890 pelancong, Telaga Sunyi sebanyak 548 orang, Pancuran 3 diserbu 233 orang, dan Pancuran 7 memikat 124 pengunjung.
Keesokan harinya pada 24 Maret 2026 hingga waktu siang, arus wisatawan terpantau masih cukup tinggi di angka 1.519 orang.
Detailnya meliputi WWH sebanyak 1.095 orang, Telaga Sunyi 248 turis, Pancuran 3 sebanyak 105 orang, serta Pancuran 7 di angka 71 pengunjung.
Menanggapi fenomena ini, Manager Klaster Banyumas PT Palawi Risorsis, Farichin, menuturkan bahwa peningkatan volume pengunjung memang telah terprediksi sejak fase awal cuti Lebaran.
Angka tersebut diyakini masih memiliki potensi untuk terus bertambah sampai beberapa hari ke depan.
"Kunjungan wisata di Baturraden selama libur Lebaran tahun ini menunjukkan tren peningkatan, terutama di WWH yang memang menjadi destinasi favorit wisatawan," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (25/3/2026).
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pengelola tidak tinggal diam dan telah merancang strategi guna menghadapi arus wisatawan, yang mencakup optimalisasi standar pelayanan serta pengetatan pengamanan di berbagai titik rekreasi.
"Kami sudah mengoptimalkan pelayanan serta memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung di seluruh objek wisata yang kami kelola," katanya.
Farichin tak lupa mengimbau seluruh pelancong agar senantiasa merawat ketertiban serta menjaga kebersihan lingkungan agar suasana asri tetap bisa dinikmati bersama.
Di lokasi yang sama, salah seorang turis asal ibu kota Jakarta, Tegar Aji (19), bercerita bahwa kedatangannya ke Baturraden ditemani oleh sang saudara yang merupakan warga asli Banyumas.
"Kebetulans saya diajak kakak dan saudara ke pancuran 7 katanya bagus. Cuma capek banget ternyata turun tangganya banyak. Tapi bagus sih," katanya.
Pemuda tersebut menjelaskan bahwa perjalanannya kali ini memang dikhususkan untuk menikmati momen libur Lebaran.
Rencananya, ia baru akan bertolak kembali ke Jakarta pada akhir pekan ini.
Melihat laju peningkatan yang konsisten ini, PT Palawi Risorsis menaruh keyakinan besar bahwa akumulasi turis yang pelesiran selama libur Lebaran 2026 bakal makin melonjak, bahkan berpeluang kuat mengalahkan pencapaian rekor pada tahun-tahun sebelumnya.