Saat Lebaran Idul Fitri, Volume Sampah di Tarakan Naik 25 Persen, Hari Pertama Tembus 130 Ton
Junisah March 25, 2026 05:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN-Pada lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah terjadi peningkatan yang sangat signifikan pada volume sampah di Tarakan Kalimantan Utara. 

Kabid Pengolahan Sampah dan Limbah B3 DLH Tarakan, Yohanis K Patongloan, mengungkapkan pola peningkatan volume sampah saat lebaran berbeda dibandingkan hari biasa.

“Pada awal lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah agak beda dengan hari biasanya. Karena kita lihat puncaknya itu saat Idul Fitri. Yang paling banyak itu sampah rumah tangga,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).

Yohanis menjelaskan, pada hari normal volume sampah di Tarakan rata-rata berada di angka 110 ton per hari. Namun saat momen lebaran, terjadi kenaikan sekitar 25 persen.

Baca juga: DLH Nunukan Akui Tiap Ramadan Volume Sampah Meningkat, Minta Masyarakat Dapat Memilah Sampah

“Rata-rata hari biasa itu sekitar 110 ton per hari. Sekarang agak naik 25 persen, jadi sekitar 125 ton per hari. Tapi puncaknya kemarin itu sampai sekitar 130 ton,” jelas Yohanis.

Menurut Yohanis, angka 130 ton tersebut tercatat tepat pada hari pertama Idul Fitri, yang menjadi hari dengan volume sampah tertinggi.

“Itu di lebaran pertama, sampah yang paling banyak,” kata Yohanis.

Meski terjadi lonjakan, Yohanis memastikan kondisi masih dapat dikendalikan oleh petugas di lapangan.

“Termasuk di sudut-sudut kota sampai di jalan, artinya sampai saat ini kita masih bisa kendalikan. Termasuk di Gunung 10 tadi sudah kita bersihkan semua,” tambahnya.

Baca juga: Antisipasi Volume Sampah Saat Puasa Ramadan, DLH Tana Tidung Tambah Jadwal Angkut pada Siang Hari 

Sementara itu, berdasarkan data rekapitulasi pengangkutan sampah selama Maret 2026, aktivitas pengangkutan menunjukkan fluktuasi cukup signifikan.

Pada periode 1 hingga 21 Maret 2026, total ritase pengangkutan sampah mencapai 1.352 ritase. Rinciannya, armada rutin DLH Tarakan menyumbang 458 rit, armada DLH lainnya 288 rit, dan armada umum menjadi yang tertinggi dengan 606 rit.

Rata-rata pengangkutan sampah tercatat sebanyak 44 rit per hari, dengan kontribusi terbesar berasal dari armada umum sekitar 20 rit per hari.

Dari sisi volume, total sampah yang masuk ke TPA selama periode tersebut mencapai 2.225 ton. Armada rutin DLH menyumbang 1.301 ton, armada DLH lainnya 473 ton, dan armada umum sebanyak 450 ton.

Rata-rata sampah yang masuk ke TPA setiap hari mencapai 72 ton, dengan kontribusi terbesar berasal dari armada rutin DLH sebesar 42 ton per hari.

Jika dilihat secara harian, volume sampah tertinggi terjadi pada Jumat, 20 Maret 2026, yakni mencapai 137,5 ton dari 74 ritase. Sedangkan volume terendah tercatat pada Minggu, 1 Maret 2026, sebesar 51 ton dari 31 ritase.

Adapun pada 22 hingga 31 Maret 2026 tidak terdapat aktivitas pengangkutan yang tercatat, baik dari sisi ritase maupun tonase.

Kabid limbah DLH Tarakan Yohanis 25032026.jpg
YOHANIS K PATONGLOAN- Kabid Pengolahan Sampah dan Limbah B3 DLH Tarakan, Yohanis K Patongloan.

Selain itu, data Januari hingga Februari 2026 juga menunjukkan tren pada volume sampah yang cukup tinggi.

Pada Januari 2026, jumlah ritase tercatat sebanyak 1.990 dengan total volume sampah mencapai 12.708 meter kubik. Dari sisi berat, total sampah mencapai 3.177 ton dengan rata-rata harian sebesar 102,5 ton.

Memasuki Februari 2026, jumlah ritase sedikit menurun menjadi 1.889. Volume sampah tercatat sebesar 12.037 meter kubik, namun rata-rata harian justru meningkat menjadi 430 meter kubik.

Dari sisi berat, total sampah Februari mencapai 3.009,3 ton dengan rata-rata harian sebesar 107,5 ton.

"Secara keseluruhan, akumulasi volume sampah selama Januari hingga Februari mencapai 24.745 meter kubik dengan total berat 6.186 ton. Rata-rata berat sampah harian pada periode tersebut mencapai sekitar 105 ton per hari," pungkasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.