BANJARMASINPOST.CO.ID - Leon Goretzka bisa melanjutkan kariernya di Serie A setelah kontraknya dengan Bayern Munich berakhir.
Gelandang tersebut telah dikaitkan dengan kemungkinan kepindahan ke Juventus.
Juventus bekerja keras untuk memastikan mereka mengakhiri musim ini dengan kuat.
Goretzka dianggap sebagai salah satu pemain yang paling cocok yang dapat mereka rekrut di musim panas untuk meningkatkan performa mereka musim depan.
Juventus memandangnya sebagai aset yang sangat berharga.
Terutama karena ia akan tersedia dengan status bebas transfer jika ia memilih untuk pindah ke Turin.
Baca juga: Jadwal Liga Champions Malam Hari, Ini Laga Live SCTV-Vidio 8 Besar: Arsenal-Madrid-Liverpool-Barca?
Minat dan Rencana Strategis Juventus
Juventus telah menunjukkan minat yang kuat untuk mendapatkan tanda tangan Goretzka.
Karena menyadari pengalaman dan kualitasnya sebagai atribut kunci yang dapat memperkuat lini tengah mereka.
Prospek untuk mendapatkan pemain sekaliber dia tanpa biaya transfer membuat peluang ini semakin menarik dari perspektif strategis dan finansial.
Kekaguman klub terhadap sang gelandang sangat jelas, dan ada indikasi bahwa sang pemain sendiri terbuka untuk pindah.
Namun, terlepas dari ketertarikan timbal balik ini, Juventus tidak lagi memimpin persaingan untuk mendapatkan tanda tangannya.
Langkah AC Milan Semakin Mendapat Momentum
Dikutip Rabu 25 Maret 2026, Menurut Tuttojuve, Juventus telah tertinggal dari salah satu rival langsungnya.
Dengan AC Milan kini jauh lebih dekat untuk menyelesaikan kesepakatan untuk pemain internasional Jerman tersebut.
Laporan tersebut menunjukkan bahwa Milan telah meningkatkan upaya mereka dalam beberapa pekan terakhir dan siap untuk memenuhi tuntutan kontrak pemain tersebut.
AC Milan menganggap Goretzka sebagai tambahan ideal untuk skuad mereka dan telah meninjau persyaratan yang diajukan, yang menurut laporan mereka dapat diterima.
Kesediaan untuk memenuhi persyaratannya ini telah menempatkan mereka sebagai yang terdepan dalam persaingan.
Akibatnya, AC Milan kini dipandang sebagai favorit untuk mengamankan tanda tangannya di akhir musim.
Menempatkan mereka di depan Juventus dalam perburuan salah satu gelandang paling dicari yang berpotensi tersedia dengan status bebas transfer.
Juventus dan Paris Saint-Germain dilaporkan sedang mempertimbangkan kesepakatan pertukaran pemain yang melibatkan Jonathan David dan Randal Kolo Muani di akhir musim ini.
Memicu diskusi tentang apakah pengaturan seperti itu benar-benar akan menguntungkan Si Nyonya Tua.
Juventus merekrut David pada musim panas sebagai pemain bebas transfer setelah kontraknya di Lille OSC berakhir.
Namun, ia kesulitan memberikan dampak signifikan di Stadion Allianz. Terlepas dari optimisme awal seputar kedatangannya, penampilannya belum memenuhi harapan, dan beradaptasi dengan tuntutan sepak bola Italia terbukti menantang.
Situasi ini mendorong klub untuk mengevaluasi kembali opsi penyerangannya saat merencanakan musim depan.
Terutama karena mereka berupaya memperkuat skuad secara efisien tanpa pengeluaran transfer besar.
* Juventus Menjajaki Pertukaran Strategis
Juventus sebelumnya berupaya mendatangkan Kolo Muani, tetapi gagal mencapai kesepakatan.
Penyerang asal Prancis itu kemudian bergabung dengan Tottenham Hotspur dengan status pinjaman.
Sebuah langkah yang hingga saat ini belum membuahkan hasil yang diinginkan.
Juventus tetap berkeinginan untuk membawa Kolo Muani kembali ke Turin dan diperkirakan akan membuka kembali diskusi dengan PSG selama jendela transfer musim panas.
Kesepakatan pertukaran pemain dapat memberikan solusi praktis bagi kedua klub, memungkinkan mereka untuk menyesuaikan skuad mereka sambil mengatasi masalah performa saat ini.
* Keuntungan Finansial dan Olahraga
Menurut Calciomercato, potensi pertukaran ini bisa menguntungkan secara finansial bagi Juventus.
Karena David bergabung dengan klub dengan status bebas transfer, nilai apa pun yang dihasilkan dari kepergiannya akan menjadi pemasukan uang tunai murni.
Selain itu, laporan tersebut mencatat bahwa baik David maupun Kolo Muani mendapatkan gaji yang kurang lebih sebanding, yang berarti Juventus tidak akan menghadapi peningkatan kewajiban gaji yang signifikan jika pertukaran tersebut diselesaikan.
Dalam beberapa bulan mendatang, kedua klub diharapkan akan terlibat dalam negosiasi terperinci untuk menentukan apakah kesepakatan dapat dicapai cukup awal untuk memungkinkan perencanaan yang efektif untuk musim berikutnya.
(Banjarmasinpost.co.id)